Jumat, 31 Januari 2025
Polres Kediri Gercep Tangani Banjir, Pasang Police Line di Jembatan Putus Untuk Keselamatan Warga*
– Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pada Rabu (29/1/2025) sekira pukul 17.30 WIB, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah hingga hari Jumat (31/1).
Salah satu dampak terparah terjadi di Desa Sepawon, di mana sebuah jembatan penghubung antara Dusun Badek dan Dusun Sepawon ambrol, menyebabkan akses jalan terputus.
Jembatan yang putus ini menciptakan lubang sedalam sekitar 3 meter dan jalan yang terputus sepanjang 10 meter.
Kapolres Kediri,AKBP Bimo Ariyanto melalui Kapolsek Plosoklaten Polres Kediri Polda Jatim, AKP Dwi Widodo, S.H mengatakan saat ini, akses alternatif tersedia tetapi kondisinya kurang layak karena sempit dan berlubang.
Banjir juga berdampak di Desa WN Trisulo akibat tanggul PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 5 Kebun yang tak mampu menampung debit air.
Akibatnya, air meluap ke area perkebunan, persawahan, dan pemukiman warga.
“Satu rumah milik warga bernama Rumadi di Dusun Pulerejo RT 02/02 terdampak banjir dengan air masuk ke dalam rumah,”kata AKP Dwi Widodo,Jumat (31/1).
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah yang signifikan, Polisi telah mengambil langkah-langkah cepat, termasuk mendatangi lokasi, mendata kerugian, memasang police line di area jembatan yang putus, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.
“Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan keselamatan warga serta melaporkan perkembangan kepada pimpinan,” pungkas AKP Dwi Widodo, S.H.(*)
Kamis, 30 Januari 2025
Tanggap Bencana Polisi Bersama TNI dan BPBD Evakuasi Korban Pergeseran Tanah di Pasuruan*
PASURUAN – Terjadi pergeseran tanah akibat curah hujan tinggi terjadi di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu sore (29/1/2025).
Sebanyak 47 kepala keluarga (KK) atau 176 jiwa terdampak dan harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, menyampaikan bahwa pihaknya bersama unsur terkait, seperti TNI, BPBD Kabupaten Pasuruan, dan masyarakat bergerak cepat dalam penanganan bencana ini.
"Dengan kondisi cuaca saat ini, kita harus tanggap terhadap fenomena yang terjadi, baik banjir maupun yang kemarin terjadi pergeseran tanah di Purwodadi," ujar AKBP Dani, Jumat (31/1).
Oleh karena itu, lanjut Kapolres Pasuruan diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, agar warga terdampak segera tertolong dan meminimalisir kerugian.
Polres Pasuruan Polda Jatim melalui anggota Polsek Purwodadi cukup responsif dalam penanganan bencana di wilayah kerja.
Tim Polsek Purwodadi bersama berbagai pihak melakukan berbagai upaya untuk membantu warga terdampak sesuai dengan kebutuhan dilapangan.
Bencana di Purwodadi ini bermula ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 16.00 WIB, menyebabkan tanah mengalami pergeseran dan retakan.
Untuk memastikan keselamatan warga, aparat bersama stakeholder terkait mengevakuasi mereka ke SDN Cowek 2 sebagai tempat pengungsian sementara.
Situasi di lokasi masih terus dipantau, dan bantuan bagi warga terdampak terus disalurkan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa di tengah musim penghujan ini.(*)
Kapolri: Rapim Tahun Ini Fokus Membahas Penguatan Ekonomi dan Pangan
Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa rapim kali ini berfokus membahas penguatan ekonomi dan pangan.
Di hadapan Presiden Prabowo, Kapolri mengatakan perwira TNI-Polri telah menerima pemaparan dari Menko Pangan Zulkifli Hasan serta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Pembekalan tersebut tentunya diharapkan dapat menambah wawasan bagi para perwira tinggi dan menengah TNI-Polri agar lebih siap dalam mendukung berbagai program dan kebijakan pemerintah, utamanya di bidang perekonomian dan pertumbuhan ekonomi, serta dalam merealisasikan ketahanan pangan guna mewujudkan misi Asta Cita," ungkap Kapolri, Kamis (30/1/25).
Kapolri juga menyampaikan, dukungan dari TNI Polri dalam mewujudkan ketahanan pangan antara lain melalui program pekarangan makan bergizi untuk mendukung program makan bergizi gratis dan pemanfaatan lahan produktif, khususnya padi dan jagung.
"Serta program rekrutmen personel yang berkompetensi khusus di bidang pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan masyarakat, dan gizi," ujar Kapolri.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan Presiden Prabowo turut hadir serta berkenan memberikan pengarahan kepada seluruh perwira TNI-Polri dalam Rapim kali ini. Jenderal Sigit berharap arahan Presiden dapat menjadi bekal perwira TNI-Polri untuk menghadapi tantangan ke depan.
"Suatu penghormatan bagi kita semua di tengah-tengah padatnya kegiatan kenegaraan Bapak Presiden Republik Indonesia dengan hadir untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada perwira TNI-Polri guna menjadi bekal dalam menghadapi tantangan ke depan sehingga dapat memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara," terang Kapolri.
Kapolri menuturkan rapim ini merupakan agenda rutin setiap awal tahun. Sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergitas dan soliditas serta penyelarasan tugas dan peran TNI-Polri.
"Guna mencegah ancaman dari dalam maupun luar negeri, menjaga stabilitas Kamtibmas, serta mengawal seluruh agenda pemerintah ke depan," tutur Kapolri.
Rapim TNI-Polri kali ini mengangkat tema 'Sinergitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita'. Rapim diikuti 631 perwira tinggi dan menengah TNI-Polri yang terdiri atas 49 orang pejabat Mabes TNI, 148 orang pejabat Mabes Polri, 183 orang Pejabat Utama dan Komandan Satuan TNI Angkatan Darat, 66 orang Pejabat Utama dan Komandan Satuan TNI Angkatan Laut, 63 orang Pejabat Utama dan Angkatan Udara, 36 orang Kapolda dan seluruh jajaran, 75 orang Pati TNI-Polri di luar struktur, serta 11 Serdik Sespimti Polri.
Personel Ops Damai Cartenz Ajak Warga Yalimo Jaga Kesehatan dan Ciptakan Kedamaian*
*Yalimo* – Dalam upaya mendukung kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga, Bripda Muhammad Adharmansyah Rumakat yang berasal dari Balikpapan dan bertugas di Satgas Damai Cartenz 2025, mengadakan kegiatan interaktif dengan warga di Kabupaten Yalimo pada Kamis (30/1/2025).
Kegiatan ini difokuskan pada pentingnya menjaga kesehatan di tengah tantangan yang ada, dengan mengajak warga untuk tetap menerapkan pola hidup sehat dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, yang diharapkan dapat menciptakan suasana aman dan harmonis.
Bripda Adhar dalam kesempatan tersebut, berbicara langsung dengan warga setempat, memberikan imbauan untuk menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan bergizi, serta melakukan aktivitas fisik yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. "Kami ingin mengingatkan kepada warga untuk selalu menjaga kesehatan dan disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat. Kondisi yang sehat adalah langkah pertama menuju kehidupan yang lebih baik dan aman," ujar Bripda Adharmansyah.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk menciptakan kondisi yang aman bagi masyarakat dengan menjaga kesehatan bersama, dan kedua untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara aparat kepolisian dan masyarakat.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Membangun kedamaian dan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman adalah prioritas kami. Kami berharap sinergi yang terbentuk dapat membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat di Papua Pegunungan," ungkap Kombes Pol. Yusuf.
Selain memberikan imbauan kesehatan, kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa keberadaan aparat keamanan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya bersama untuk mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera. Harapannya, kedamaian dan komunikasi yang terjalin dengan baik akan semakin memperkuat ikatan antar warga dan aparat keamanan di wilayah Papua Pegunungan.
Dengan kegiatan ini, Operasi Damai Cartenz 2025 terus berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di Papua.
Rabu, 29 Januari 2025
Kapolres Sumenep Tabur 12 Ribu Benih Ikan, Dukung Program Ketahanan Pangan
SUMENEP – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menabur 12.000 benih ikan di kolam Polres Sumenep Polda Jatim, Jl Urip Sumoharjo No.35 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep, Rabu (29/1/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade.,S.I.K.,M.H, Pejabat Utama Polres Sumenep, Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep, serta pengurus Bhayangkari.
Sebanyak 12.000 benih ikan yang terdiri dari ikan lele dan nila dilepaskan ke dalam empat kolam yang telah disiapkan.
Dalam sambutannya, Kapolres Sumenep menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sumenep.
"Penaburan benih ikan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk turut serta dalam budidaya perikanan guna meningkatkan ketahanan pangan," ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi anggota Polres Sumenep Polda Jatim dan masyarakat sekitar tentang pentingnya pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Dengan adanya program ini, Polres Sumenep menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif. (*)
*Ayah Korban Mutilasi Ucapkan Terimakasih Atas Gerak Cepat Kepolisian, Jasad UK Telah Lengkap dan Dimakamkan Jadi Satu*BLITAR - Kerja maraton pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Jawa Timur beserta Satreskrim jajaran dalam mengusut kasus mutilasi, akhirnya jasad korban UK (29), bisa dimakamkan secara utuh pada hari Selasa (28/1/2025).Setelah proses identifikasi oleh Polda Jawa Timur selesai, potongan tubuh korban mutiliasi warga Blitar yang baru ditemukan langsung dimakamkan jadi satu dengan anggota tubuh yang ditemukan sebelumnya.Nur Khalim, ayah kandung UK, korban pembunuhan dan mutilasi merasa lega setelah jasad anaknya lengkap.Potongan tubuh bagian kepala dan kaki korban sudah dipulangkan dari RS Bhayangkara Kediri dan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa SidodadI, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur."Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan pihak kepolisian, termasuk dari Polda Jatim atas bantuannya, sudah mengungkap kasus anak saya yang bernama Uswatun Khasanah," kata Nur Khalim, Rabu (29/1).Meski masih dalam suasana berduka atas meninggalnya UK, Nur Kalim mengaku sudah lega karena jenazah anaknya sudah lengkap dan sudah dapat dimakamkan bersama anggota tubuh lain.Menurut Nur Kalim, potongan tubuh bagian kepala dan kaki anaknya tiba di TPU Desa Sidodadi dengan diantar ambulans dari RS Bhayangkara sekitar pukul 17.00 WIB.Sementara itu, Kepala Desa Sidodadi, Narno mengatakan bagian tubuh korban (kepala dan kaki) langsung dimakamkan bersama anggota tubuh lainnya yang sudah dimakamkan terlebih dulu pada Jumat (24/1/2025) malam."Begitu tiba, langsung dimakamkan satu lahat dengan tubuh lainnya. Proses pemakaman juga disaksikan keluarga," kata Kepala Desa Sidodadi, Narno.Narno mengatakan, sejak pagi, pemerintah desa membantu keluarga korban berkoordinasi dengan Polda Jatim, yang menangani kasus tersebut."Sekitar pukul 13.00 WIB, pemerintah desa mendapat kabar, keluarga diperbolehkan mengambil bagian tubuh korban di RS Bhayangkara Kediri," ungkap Narno.Perwakilan keluarga ditemani perangkat desa pergi menjemput potongan tubuh korban di RS Bhayangkara Kediri,sedangkan warga menyiapkan proses pemakaman di TPU Desa Sidodadi."Semua diberi kemudahan dan kelancaran, berkat kerjasama semua warga lingkungan di sini," terang Narno.Bagian tubuh korban yang sudah lengkap, langsung dibawa ke pemakaman. "Prosesi pemakaman sesuai syariat, anggota tubuh korban disatukan kembali," ujar Narno.Seperti diketahui, UK (29) menjadi korban pembunuhan dan mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam koper merah di Kabupaten Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu.Kini tersangka pembunuhan itu telah diamankan Polda Jatim untuk proses hukum lebih lanjut. Tersangka adalah RTH alias Antok (33), warga Kabupaten Tulungagung yang tak lain pria teman dekat korban.Ketika ditemukan di dalam koper, jasad korban tidak lengkap. Bagian kepala dan kaki korban hilang.Belakangan, bagian kepala korban ditemukan di Kabupaten Trenggalek, sedang kaki korban ditemukan di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. (*)
Kapolres Madiun Pastikan Paket Misterius di Simpang Exit Tol Dumpil Bukan Bom*
LMADIUN - Polres Madiun Polda Jatim menerima laporan dari masyarakat tentang adanya paket mencurigakan yang terbungkus kardus yang di letakkan di depan Indomaret Exit Tol Madiun di Dumpil Kec. Nglames, Rabu (29/1/2025).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik langsung mendatangi TKP dan selanjutnya memasang garis Police Line.
“Kami melaksanakan pengamanan dengan memasang Police Line serta menempatkan personil di seputaran lokasi, selanjutnya kami berkoordinasi dengan tim Gegana Brimob” kata AKBP Rofik.
Sekira pukul 08.00 Wib, Polres Madiun Polda Jatim bersama-sama dengan tim Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap paket tersebut.
Kapolres Madiun menerangkan bahwa dari hasil pemeriksaan dari tim Gegana Satbrimob Polda Jatim isi dalam paket tersebut adalah Mercon/Petasan.
“Paket dalam kardus tersebut berisi Mercon/Petasan dengan panjang 30 cm diameter 11-12cm dan hari ini sudah dihancurkan dan di Disposal oleh tim Gegana Brimob Polda Jatim,” terang AKBP Rofik.
Mantan Kapolres Lumajang mengaskan bahwa paket mencurigakan tersebut bukan bom seperti kabar yang beredar di masyarakat.
“Sekali lagi paket tersebut bukan Bom, kami berharap masyarakat tidak terpancing dengan berita hoax yang dapat mengganggu kamtibmas di wilayah Kabupaten Madiun”, tegasnya. (*)
Selasa, 28 Januari 2025
Polres Situbondo Tingkatkan Pengamanan Wisata Pantai Pada Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek*
SITUBONDO – Polres Situbondo Polda Jatim dan Polsek jajarannya all out mengamankan libur panjang dalam rangka peringatan Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek mulai Sabtu 26 Januari hingga Rabu 29 Januari 2025 di wilayah kabupaten Situbondo.
Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K. melalui Kasihumas AKP Achmad Soetrisno mengatakan, momentum libur panjang tersebut diprediksi akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berekreasi dan berkunjung ke sejumlah kawasan wisata pantai.
Pada momen tersebut juga diperkirakan akan meningkatkan aktivitas masyarakat, baik di jalan raya maupun di objek wisata.
Oleh karena itu, Polres Situbondo Polda Jatim dan Polsek jajaran melaksanakan patroli dan pengamanan untuk memastikan keamanan, kenyamanan masyarakat selama periode tersebut.
Untuk mengantisipasi hal ini, Polres Situbondo telah menyiapkan pengamanan dan patroli demi kelancaran mobilitas masyarakat.
" Sejak Sabtu tanggal 25 sampai hari ini, personel Polres dan Polsek bersiaga di tempat-tempat wisata." ujar AKP Achmad Soetrisno, Rabu (29/1/2025).
AKP Achmad Soetrisno juga menambahkan beberapa tempat yang menjadi perhatian khusus adalah kawasan wisata Pantai karena menjadi tempat favorit masyarakat untuk menikmati liburan, salah satunya adalah Wisata Bahari Pasir Putih yang berada tepat di jalur utama Pantura arah Surabaya atau Banyuwangi.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap barang bawaan dan juga saat parkir kendaraan serta pengunjung pantai agar mendampingi anak-anak saat mandi di laut demi keselamatan. Patuhilah protokol yang ada di tempat wisata.” tutupnya. (*)
Polrestabes Surabaya Perketat Pengamanan, Pastikan Perayaan Imlek 2576 Berlangsung Aman dan Nyaman
Surabaya – Dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Polrestabes Surabaya meningkatkan pengamanan untuk memastikan umat Konghucu dan warga lainnya dapat merayakan dengan tenang dan nyaman. Fokus pengamanan meliputi area klenteng dan pusat keramaian yang diprediksi akan dipadati masyarakat.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina, menjelaskan bahwa pemetaan wilayah rawan kriminalitas telah dilakukan, dengan prioritas pada kelancaran lalu lintas yang diperkirakan meningkat selama libur panjang Imlek dan Isra Mikraj.
"Patroli malam hari kami tingkatkan, khususnya di tempat-tempat ibadah seperti Klenteng Pak Kik Bio Jagalan yang akan menjadi pusat kegiatan sembahyang," ujar AKP Rina, Rabu (29/1/2025).
Tak hanya mengandalkan aparat kepolisian, AKP Rina juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan menghormati tradisi Imlek.
"Kami berharap warga turut menjaga kerukunan dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman selama perayaan ini," tambahnya.
Dengan berbagai langkah pengamanan yang telah disiapkan, Polrestabes Surabaya optimis perayaan Imlek kali ini akan berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan keharmonisan.
“Mari jadikan momen ini untuk mempererat persaudaraan antarumat dan menunjukkan Surabaya sebagai kota yang toleran dan harmonis,” pungkas AKP Rina.
Kasus Korupsi Rumah Susun di Jakarta Barat: Penyidik Lanjutkan Penyidikan Usai Temukan Alat Bukti Baru dan Putusan Gugatan Pra-Peradilan Ditolak*
Jakarta, 27 Januari 2025 - Penyidik Kortastipidkor Polri terus menggali dugaan korupsi terkait pengukuran dan penjualan tanah untuk pembangunan rumah susun di Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Kasus yang melibatkan proyek Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Provinsi DKI Jakarta pada tahun anggaran 2015 ini diduga melibatkan suap kepada penyelenggara negara, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 649,89 miliar. Penyidik kini mengembangkan penyidikan setelah menemukan dua alat bukti baru yang memperkuat dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.
Kepala Kortastipidkor, IJP Cahyono Wibowo, SH., MH, menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan dengan pemeriksaan terhadap saksi dan ahli, serta pengamanan sejumlah aset terkait kasus ini. "Kami terus mengusut tuntas perkara ini dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi," ujar Cahyono.
Selain itu, terkait dengan gugatan pra-peradilan yang diajukan oleh terdakwa RHI, Pengadilan Negeri Jakarta Barat telah mengeluarkan putusan pada 17 Januari 2025 yang menolak gugatan tersebut. Hakim tunggal dalam sidang tersebut memutuskan bahwa gugatan RHI tidak dapat diterima atau NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) karena mengandung cacat formil. Hal ini menjadi sorotan, karena sebelumnya ada dua gugatan pra-peradilan yang diajukan oleh tersangka di pengadilan yang sama, meskipun Kortastipidkor berkedudukan di wilayah hukum Jakarta Selatan.
Penyidik menyampaikan bahwa keputusan ini sangat penting untuk mencegah preseden yang bisa mempersulit proses hukum di masa mendatang. "Kami memastikan bahwa kasus ini akan terus berlanjut sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku," tambah Cahyono.
Penyidik Kortastipidkor Polri menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan penegakan hukum yang bersih dan akuntabel dalam setiap tahap penyidikan.
Senin, 27 Januari 2025
Polres Pasuruan Berhasil Amankan Tersangka Pembunuhan Tukang Las di Purwosari*
PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada Senin, 20 Januari 2025, di Dusun Polorejo, Purwosari.
Dalam kasus tersebut, korban bernama Supriadi ditemukan meninggal dunia dengan luka serius di kepala.
Sementara itu terduga Pelaku berinisial S (36), warga Kelurahan Purwosari, berhasil diamankan oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan Polda Jatim pada Jumat malam, 24 Januari 2025, di rumahnya.
Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, menjelaskan bahwa pelaku mengaku melakukan pembunuhan karena sakit hati.
"Jadi tersangka sakit hati karena permintaan pinjaman uangnya ditolak oleh korban," kata AKP Adimas saat konferensi pers di Mapolres Pasuruan, Sabtu (25/1)
AKP Adimas juga mengatakan, pelaku menggunakan kursi kayu untuk memukul korban hingga tewas.
"Setelah itu, dia mengambil uang tunai sebesar Rp3,6 juta dan sebuah ponsel milik korban," ujar AKP Adimas.
Pelaku diketahui menggunakan uang hasil pencurian untuk membeli perhiasan dan memberikan sebagian uang tersebut kepada istrinya.
Barang bukti berupa kursi kayu, ponsel, dan perhiasan telah diamankan sebagai bagian dari penyelidikan.
Selain itu, hasil otopsi korban menunjukkan adanya luka serius di kepala yang menjadi penyebab kematian.
Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi tindakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.
"Hindari konflik, jika ada masalah selesaikan dengan kepala dingin dan kekeluargaan," ujar AKBP Dani.
Mantan Kapolres Pamekasan ini juga meminta masyarakat jika menghadapi kesulitan, agar disampaikan secara terbuka kepada keluarga.
"Bicarakan dengan keluarga atau jika diperlukan lapor RT/RW setempat agar dapat dibantu menemukan solusi," pesan AKBP Dani.
AKBP Dani menegaskan, kondusifitas kamtibmas di wilayah Pasuruan adalah harapan bersama.
Oleh karenanya diminta kepada masyarakat untuk proaktif menciptakan dan memelihara Kamtibmas.
"Mari bersama - sama kita jaga kondusifitas Kamtibmas di Pasuruan ini bersama - sama,"pungkas AKBP Dani. (*)
Minggu, 26 Januari 2025
Gercep Polda Jatim Berhasil Amankan Tersangka dan Ungkap Motif Mutilasi Wanita Asal Blitar*
SURABAYA - Misteri kematian Wanita asal Blitar, yang jenazahnya ditemukan warga Ngawi dalam koper merah, kini telah terungkap.
Gerak cepat ( Gercep) tim gabungan kepolisian dari Ditreskrimum Polda Jatim dan jajaran Satreskrim akhirnya selang 3 hari pasca ditemukan mayat, pihak kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto saat konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Senin (27/1).
"Terduga pelaku yang diamankan petugas adalah inisial A yang mengaku suami siri korban,"ujar Kombes Pol Dirmanto.
Di kesempatan yang sama, Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Farman mengatakan, pembunuhan keji ini dilakukan di salah satu hotel di Kediri Jawa Timur.
Pelaku telah merencanakan korban dimasukkan dalam koper, namun rupanya tidak muat.
"Karena awalnya korban akan dimasukkan utuh di koper, tapi karena tidak cukup, jadi dimutilasi," kata Kombes Farman.
Awal dari kejadian pembunuhan itu bermula dari terduga pelaku dan korban chek in di sebuah hotel yang ada di wilayah Kediri pada tanggal 19 Januari 2025 malam.
"Berdasarkan pengakuan tersangka A ini, ada percekcokan dan terjadi korban dicekik oleh yang bersangkutan sehingga meninggal dunia," terang Kombes Farman.
Setelah meninggal dunia, pelaku merasa kebingungan dan mulai berpikir untuk membuang mayat yang sudah dibunuh.
"Caranya pertama menyiapkan koper, diambil di rumah, kemudian menyiapkan beberapa barang yang dibutuhkan. Plastik, lakban, pisau. Pisau beli di salah satu tempat," terang Kombes Farman.
Kemudian, pada 20 Januari 2025 dini hari, pelaku lalu melakukan aksinya melakukan mutilasi diawali kepala korban.
Diupayakan masuk tetapi gak cukup, kemudian, pelaku memutilasi lagi tubuh Uswatun dari kaki kiri sampai batas paha.
"Dimasukkan lagi ke koper, namun tidak muat, baru terakhir betis yang dimutilasi, lalu merencanakan membuang potongan, baik itu kepala maupun kaki,"terang Kombes Farman.
Hasil dari pemeriksaan terhadap tersangka A yang mengaku suami siri korban ini, disebutkan aksi itu sudah direncanakan sebelumnya.
Tersangka mengaku sakit hati dan cemburu karena tersangka sempat memergoki korban memasukan laki - laki ke kamar kos nya.
"Perlu kami sampaikan kejadian sebenarnya sudah direncanakan pelaku jauh hari. Itu mengapa pelaku mengajak bertemu korban di hotel wilayah Kediri," ujar Kombes Farman.
Tersangka akan dikenakan Pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP lebih Subsider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.
Sebelumnya, warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi menemukan mayat dalam koper besar di tumpukan sampah, Kamis (23/1/2025).
Penemuan ini dilaporkan Yusuf Ali, warga setempat, yang membuka koper tersebut tanpa kepala dan dua kaki.
Lalu Polres Ngawi Polda Jatim segera melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa mayat tersebut adalah mayat wanita asal Blitar Jawa Timur. (*)
*Polres Probolinggo Berhasil Gagalkan Pendistribusian 2 Ton Pupuk Bersubdi Secara Ilegal*PROBOLINGGO,- Anggota gabungan dari Polsek Besuk dan Satreskrim Polres Probolinggo Polda Jatim berhasil menggagalkan pendistribusian pupuk bersubsidi jenis urea, pada Kamis (23/1/2025) malam. Sebanyak 40 karung atau kurang lebih 2 ton pupuk bersubsidi jenis urea itu diamankan saat melintas di wilayah hukum Polsek Besuk sekitar pukul 23.00 WIB. Saat diamankan ketika melintas di jalan raya Kecamatan Besuk, puluhan pupuk bersubsidi itu selanjutnya dibawa ke Polsek setempat beserta dengan mobil pikap, dan 3 orang yang terlibat dalam pendistribusian ilegal tersebut. "Sekarang masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik Tipidter," kata Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Putra Adi Fajar Winarsa saat konferensi pers di Mapolres Probolinggo, Jum'at (24/1/2025). Dari tiga orang yang diamankan, AKP Putra menambahkan bahwa dua orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan satu orang lainnya, masih dijadikan sebagai saksi. "Hingga kini kami masih melakukan pemeriksaan intensif kepada dua tersangka yang diamankan, untuk hasilnya akan kami sampaikan lebih lanjut," ucap Kasat Reskrim. (*)
Sabtu, 25 Januari 2025
Polri: Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Jakarta – Kasus penipuan online dengan modus investasi semakin marak dan meresahkan masyarakat. Salah satu yang kini sedang menjadi perhatian adalah penipuan berkedok trading cryptocurrency melalui platform palsu. Hingga saat ini, platform tersebut dilaporkan telah menelan banyak korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Modus operandi pelaku dimulai dari penyebaran tautan di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Setelah itu, korban diarahkan untuk bergabung dalam grup WhatsApp yang menyamar sebagai forum edukasi investasi. Di grup tersebut, korban diberikan edukasi palsu oleh seseorang yang mengaku sebagai "profesor", dengan iming-iming keuntungan besar dari investasi cryptocurrency dan trading saham.
Tahap Penipuan:
1. Penargetan: Pelaku mengidentifikasi korban potensial melalui media sosial.
2. Membangun Kepercayaan: Edukasi investasi diberikan dengan data palsu yang meyakinkan.
3. Eksekusi Penipuan: Korban mulai diminta mentransfer dana ke akun yang mencurigakan.
4. Penipuan Lanjutan: Saat korban mencoba menarik dana, mereka diminta membayar biaya tambahan untuk proses "verifikasi".
5. Menghilang: Pelaku memutus kontak dan menghilangkan jejak.
Banyak korban yang akhirnya kehilangan seluruh dana mereka setelah aplikasi palsu menunjukkan nilai investasi yang terus naik, namun uang tidak bisa ditarik. Bahkan, ada yang menerima dokumen palsu dari lembaga keuangan luar negeri, yang seolah-olah memvalidasi transaksi mereka.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan himbauan keras kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan online ini.
"Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Lakukan verifikasi menyeluruh terhadap platform atau aplikasi yang digunakan. Pastikan bahwa platform tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga resmi lainnya," ujar Brigjen Trunoyudo.
Beliau juga menambahkan bahwa masyarakat perlu berhati-hati terhadap tautan mencurigakan di media sosial.
"Penjahat online biasanya menggunakan trik manipulasi psikologis untuk membuat korban percaya, seperti memberikan tekanan waktu atau godaan hadiah besar. Jika ragu, jangan klik tautan atau transfer uang ke rekening yang tidak jelas," tambahnya.
Tips Menghindari Penipuan Online:
1. Verifikasi Legalitas: Periksa apakah aplikasi atau platform terdaftar di OJK atau lembaga resmi lainnya.
2. Jangan Klik Tautan Sembarangan: Hindari mengklik tautan yang mencurigakan di media sosial atau email.
3. Waspadai Edukasi Palsu: Jangan mudah percaya pada grup WhatsApp atau forum edukasi yang tidak jelas asal-usulnya.
4. Periksa Rekening: Jika melakukan transfer dana, pastikan rekening tujuan adalah milik lembaga resmi, bukan perseorangan atau perusahaan abal-abal.
5. Lapor jika Menjadi Korban: Jangan ragu melapor ke pihak berwajib jika Anda menjadi korban. Polri akan membantu mengusut tuntas kasus ini.
Polri mengingatkan masyarakat bahwa pelaku penipuan online sering kali menggunakan identitas palsu dan menyamarkan jejak mereka dengan cara profesional. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih kritis dan cerdas dalam mengelola investasi online.
Sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas penipuan online, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri sebelumnya telah berhasil mengungkap sejumlah kasus besar selama dua tahun terakhir, termasuk:
1. Polri dan Polisi Jepang Ungkap Kejahatan Siber Peretas Kartu Kredit (2023):
Polri dan Kepolisian Jepang bekerja sama mengungkap kejahatan tindak pidana peretasan kartu kredit dengan melakukan transaksi elektronik di beberapa marketplace yang ada di Jepang dengan kerugian total mencapai Rp128 miliar dengan korban tersebar di 70 negara.
2. Penipuan Berkedok Lowongan Kerja Paruh Waktu (2024):
Pada Juli 2024, Dittipidsiber berhasil membongkar jaringan penipuan internasional yang menggunakan modus lowongan kerja palsu. Kasus ini menyebabkan kerugian total sekitar Rp1,5 triliun, dengan korban di Indonesia mencapai 823 orang. Polisi menetapkan tiga tersangka, termasuk seorang warga negara asing.
3. Penipuan oleh lima tersangka kasus penipuan siber (2024) :
Polri berhasil membekuk lima tersangka kasus penipuan dengan skema Business Email Compromised atau BEC yang mengakibatkan kerugian sebanyak Rp32 miliar. Dua dari lima tersangka merupakan warga negara asing yang berasal dari Nigeria.
Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau telah menjadi korban dari platform investasi online. Kecepatan pelaporan sangat penting agar pelaku dapat segera diungkap dan korban tidak semakin banyak.
"Mari bersama kita tingkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber demi menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari penipuan," tutup Brigjen Trunoyudo.
Jumat, 24 Januari 2025
Polres Situbondo Kembali Raih Penghargaan Kinerja IKPA Terbaik dari KPPN*
SITUBONDO – Polres Situbondo Polda Jatim kembali meraih penghargaan sebagai peringkat ke Satu, Kinerja IKPA Terbaik Satker di wilayah Kabupaten Situbondo kategori pagu anggaran diatas 5 Miliar rupiah.
Penghargaan ini diberikan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bondowoso dalam acara FGD evaluasi pelaksanaan angggaran satuan kerja tahun 2024, arah kebijakan Pemerintah dan pemberian penghargaan kepada Satker lingkup KPPN Bondowoso.
Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K. menerima penghargaan Kinerja IKPA Terbaik tersebut secara langsung yang diserahkan oleh Kepala KPPN Bondowoso A. Budi Dayantoro bertempat di aula kantor KPPN Bondowoso, Kamis(23/1/2025).
Kepala KPPN Bondowoso A. Budi Dayantoro menyampaikan, bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap satuan kerja yang menunjukkan kinerja anggaran terbaik dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pelaksanaan anggaran kepada Satker lingkup KPPN Bondowoso” ujar A. Budi Dayantoro.
Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan menyatakan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang diraih Polres Situbondo Polda Jatim khususnya dalam pengelolaan anggaran.
Penghargaan ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran agar kinerja Polres Situbondo Polda Jatim tetap optimal dan mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah ini kali kedua Polres Situbondo mendapatkan penghargaan IKPA peringkat 1 terbaik," ungkap AKBP Resi, Jumat (24/1).
Penilaian 8 indikator pengelolaan keuangan negara, Polres Situbondo Polda Jatim mendapat nilai sempurna 100% pada tahun anggaran 2024.
"Tentunya prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh personel Polres Situbondo dalam menjalankan tugas dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi.” kata AKBP Resi. (*)
Polisi Berhasil Menangkap Tersangka Perampokan di Perum De Naila Gresik*
GRESIK - Gerak cepat Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim berhasil mengungkap kasus perampokan dan penyekapan di Perum De Naila, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik yang terjadi pada 6 Januari 2025 yang lalu.
Aksi perampokan itu terjadi di rumah korban Paulina Siahaya (69 th).
Dari hasil ungkap itu, Polisi berhasil menangkap Dua orang terduga pelaku.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni mengatakan, para pelaku yang beraksi ada Tiga orang.
"Ada Tiga terduga pelaku dengan peran yang berbeda," kata AKP Abid Uais Al-Qarni, Jumat (24/1).
Kasatreskrim Polres Gresik Polda Jatim menjelaskan,Tiga tersangka yakni otak perampokan berinisial KS, (51 th) warga Kecamatan Wringinanom, Gresik dan MA, (48th), warga Kota Mojokerto serta KY (40 th) sebagai ekskutor.
Perampokan ini berawal dari rasa sakit hati tersangka KS yang pernah menggadaikan perhiasan ke korban.
Karena tak kunjung dibayar hingga jatuh tempo, korban terus menagih.
Karena hal tersebut, tersangka KS menghubungi teman-temannya MA dan KY untuk melakukan perampokan.
Mulanya, KS mengajak satu tersangka lain untuk berkeliling ke sekitar TKP untuk memberitahu posisi rumah korban.
"Jadi tersangka KS ini tidak ikut masuk ke rumah korban, tapi dia yang mengetahui kalau ada perhiasan di rumah korban dan memberitahui lokasi rumahnya," terang AKP Abid Uais Al-Qarni.
Sementara itu eksekutornya adalah MA dan KY, dengan modus berpura-pura bertamu menanyakan keberadaan anak korban.
Disaat korban hendak mengambilkan minum di dapur, salah satu pelaku menarik dan membawa korban ke kamar tidur.
Selanjutnya tangan dan kaki korban diikat sedangkan pelaku lainnya mengacak-acak isi lemari.
"Tersangka berhasil mengambil barang mililk korban berupa Emas 25 gram, dua buah handpone merk Samsung dan merk XIAOMI serta uang Rp 500 ribu," terang AKP Abid Uais Al-Qarni.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 15 juta dan melaporkan peristiwa ini ke Polisi.
Setelah melakukan olah TKP Unit Resmob Polres Gresik Polda Jatim yang dipimpin oleh Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf melakukan serangkaian penyelidikan.
Hasil penyelidikan didapatkan bahwa salah satu pelaku berada di daerah Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.
"Pelaku KS selaku otak dari pencurian berhasil diamankan di Wringinanom, selanjutnya dilakukan pengembangan kasus dan sekira pukul 17.30 Wib berhasil menangkap MA dirumahnya di Mojokerto," tambah AKP Abid Uais Al-Qarni.
Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolres Gresik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Sementara tersangka KY berstatus DPO dan masih dalam pengejaran," kata AKP Abid Uais Al-Qarni.
Barang bukti yang diamankan, satu unit sepeda motor honda beat warna hitam nopol W 2419 NFN, satu unit sepeda motor honda supra warna merah hitam nopol S 2448 SV dan beberapa barang bukti lainya.
"Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara," tutupnya. (*)
Polri Pastikan Klaim KKB Soal Pencurian Dua Senjata adalah Hoax
Papua – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa klaim Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengenai pencurian dua senjata api milik anggota Polri di Puncak Jaya adalah informasi yang tidak benar atau hoax. Polri menyatakan bahwa narasi yang beredar tersebut merupakan propaganda yang bertujuan menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, dengan tegas membantah klaim tersebut. Menurutnya, informasi yang disampaikan oleh kelompok bersenjata itu tidak memiliki dasar fakta dan hanya bertujuan untuk memprovokasi aparat serta masyarakat.
"Kami memastikan bahwa klaim pencurian senjata api oleh KKB ini adalah informasi yang tidak benar. Ini adalah bagian dari propaganda yang sengaja disebarkan untuk memengaruhi opini publik dan menciptakan ketakutan di masyarakat," ujar Brigjen Faizal kepada media.
Brigjen Faizal menegaskan bahwa Polri bersama TNI tetap fokus menjalankan operasi penegakan hukum di Papua untuk melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata. Polri tidak akan terpengaruh oleh narasi-narasi yang dibuat untuk mengalihkan perhatian aparat keamanan.
"Kami tetap fokus pada misi utama kami, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap aksi KKB yang melanggar hukum akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Polri dan TNI bersinergi penuh untuk memastikan stabilitas di wilayah Papua," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Faizal juga mengimbau masyarakat Papua untuk tidak mudah percaya pada informasi sepihak yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Ia meminta warga agar tetap tenang dan mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan kedamaian di Papua.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh klaim yang tidak jelas kebenarannya. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui jalur resmi pemerintah dan kepolisian. Bersama-sama kita harus melawan propaganda yang bertujuan memecah persatuan bangsa," tegas Brigjen Faizal.
Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan bahwa keselamatan masyarakat Papua adalah prioritas utama. Dengan pendekatan hukum yang terukur dan humanis, Polri bersama TNI berkomitmen menjaga keamanan di seluruh wilayah Papua. (red)
Kamis, 23 Januari 2025
Polres Jombang Bersama TNI, Bantu Pencarian Korban Tanah Longsor*
JOMBANG - Puluhan Personel Polres Jombang Polda Jatim dan TNI bersinergi membantu pencarian korban tanah longsor di Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang.
Sedikitnya 60 personel gabungan Polres Jombang dan Kodim 0814 dikerahkan ke lokasi sejak pagi pasca terjadi tanah longsor.
Puluhan personel gabungan Polres Jombang Polda Jatim dan TNI serta BPBD bahu membahu melakukan pencarian secara manual.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR juga datang langsung ke lokasi tanah longsor.
Ia memantau langsung pencarian korban yang saat ini menggunakan ekskavator.
"Kami bersama TNI membantu evakuasi korban longsor, yang diduga korban masih di dalam rumah, dan tertimpa tanah longsor" terangnya kepada wartawan di lokasi, Kamis (23/1/2025).
Ducha Ismail (56) dan putrinya, Duwi Ayu Wandira Ismail atau Nadin (9) dinyatakan hilang karena tertimbun tanah longsor.
Namun sekira pukul 11.20 WIB, Nadin ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor.
"Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Jombang," ujar AKBP Ardi Kurniawan.
Saat ini, petugas gabungan Polres Jombang Polda Jatim bersama TNI dan BPBD melanjutkan pencarian untuk menemukan Ismail.
Pencarian dilakukan dengan menggunakan alat berat.
Kapolres Jombang AKBP Ardi mengatakan pihaknya akan menerjunkan anjing pelacak (K9) untuk membantu pencarian.
"Apabila korban belum ditemukan, kami akan terjunkan anjing pelacak," ungkap AKBP Ardi.
Diberitakan sebelumnya, telah terjadi tanah longsor sekitar pukul 05.30 WIB.
Lebar tanah yang longsor sekitar 20 meter, tinggi sekitar 12 meter.
Perkebunan yang longsor menimpa 4 rumah warga di bawahnya dengan ketebalan material 5-10 meter, luas area terdampak sekitar 100 meter persegi.
Sedikitnya 5 orang tertimpa tanah longsor di rumah masing-masing.
Dari jumlah itu, 3 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan saat ini dirawat di RSK Mojowarno, Jombang.
Sedangkan 2 orang yang awalnya dinyatakan hilang, kini 1 korban ditemukan telah meninggal dunia.
Ia adalah Duwi Ayu Wandira Ismail atau Nadin (9) putri dari korban Ducha Ismail (56) yang masih dalam pencarian. (*)
Polrestabes Surabaya Amankan Komplotan Spesialis Pencurian Pick Up L300
Surabaya, – Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan spesialis mobil pick up L300 yang telah meresahkan masyarakat Surabaya.
Diketahui tiga pelaku yang diamankan adalah ER (19), FR (19), dan MU (19) berhasil ditangkap, sementara dua pelaku lainnya, SBR dan MT, masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan melalui Kasat Reskrim Polrestabes AKBP Aris Purwanto mengungkapkan kasus ini bermula dari laporan beberapa korban, salah satunya IS (55) warga Jetis Kulon, dan HR (42) warga Gunung Anyar Sawah Surabaya.
"Komplotan tersebut berasal dari Pasuruan Jawa Timur mereka merencanakan aksinya secara terstruktur, sejak 28 November 2024," tutur AKBP Aris, saat pers conference, pada Kamis (23/01) Sore.
AKBP Aris menjelaskan para tersangka itu berangkat dari Pasuruan menuju Surabaya, dengan menggunakan dua sepeda motor sekitar pukul 23.00 Wib. Sesampainya di Surabaya pukul 01.00 Wib, mereka mulai beraksi berkeliling mencari target.
"Sasaran pertama di kawasan Gunung Anyar Sawah, pelaku SBR melihat sebuah mobil pick up L300 terparkir di depan rumah dengan kondisi sekitar yang sepi," jelas AKBP Aris.
Setelah memastikan lokasi aman ungkap AKBP Aris, SBR turun dan mendekati mobil, sementara ER, MU, dan FR mengawasi situasi dari jarak lima meter. Dalam hitungan menit, SBR berhasil menghidupkan mobil dan membawa kabur kendaraan tersebut melalui jalur non-tol.
"Mobil curian itu kemudian dijual kepada MT, seorang penadah, seharga Rp8,7 juta. Hasil penjualan dibagi, di mana ER, FR, dan MU masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta, sementara sisa Rp4,2 juta dibawa oleh SBR," tandas AKBP Aris.
Setelah adanya laporan dari korban, Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dan menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan, polisi lalu melakukan pengejaran di wilayah Pasuruan, disana tersangka ER, FR, dan MU berhasil diamankan, karena melawan saat diamankan dua pelaku terpaksa ditembak dua betisnya.
Polisi juga menyita barang bukti berupa dua flashdisk berisi rekaman CCTV, dua lembar STNK, satu lembar surat keterangan jaminan kredit, serta satu unit mobil Daihatsu Ayla, senjata tajam jenis clurit, dan dua unit handphone milik para tersangka.
Peran Setiap Pelaku
ER alias Irfan, bertugas sebagai joki, mengawasi lokasi, dan menerima hasil kejahatan, FR alias Faisal, mencari sasaran lokasi dan mengawasi situasi, MU alias Ulum, membantu mencari target dan mengawasi lokasi.
Sementara dua rekannya SBR (DPO) Berperan sebagai eksekutor, membawa mobil hasil curian, dan menjualnya dan MT (DPO) Berperan sebagai penadah kendaraan hasil curian.
Para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.
Kapolrestabes Surabaya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti hingga berhasil menangkap semua pelaku, termasuk SBR dan MT yang kini masih buron. "Kami terus memburu pelaku lainnya. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga Surabaya," tegasnya.
Brimob Bergerak Bantu Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Jateng
Jateng. Satuan Brimob Polda Jawa Tengah (Jateng) serentak bergerak membantu proses evakuasi korban bencana alam di beberapa Kabupaten yang ada di Jateng. Diketahui, bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Pekalongan dan Grobogan hingga Kendal.
“Satbrimobda Jawa Tengah bergerak serentak membantu proses evakuasi korban dan penanganan bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah,” ungkap Wakil Komandan Korps Brimob (Wadankorbrimob) Polri Irjen. Pol. Ramdani Hidayat dalam keterangan tertulis, Rabu (22/1/25).
Irjen. Pol. Ramdani menjelaskan, sebanyak 50 personel diturunkan membantu proses evakuasi korban banjir akibat tanggul Sungai Pencongan, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Sementara itu, sebanyak 152 personel dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban bencana longsor di Desa Kesimpar, Petungkriyono, Pekalongan.
“Mereka bersama stakeholder terkait bersama-sama membangun tanggul sementara dari pasir yang dimasukan ke dalam karung,” jelasnya.
Saat proses pencarian, ujarnya, berhasil diketemukan 1 jenazah korban longsor. Sementara 5 korban masih dilakukan pencarian
“Dari laporan sebanyak 21 korban meninggal dunia, 13 lainnya luka ringan. Sejak pagi hingga sore pencarian, sudah menemukan 4 jenazah,” ungkap Irjen. Pol. Ramdani.
Di wilayah Grobogan, 30 personel diterjunkan membantu penanganan banjir yang diakibatkan jebolnya tanggul sungai Tuntang Desa Papanrejo. Personel Polri, ungkapnya, bersama stakeholder terkait serta tokoh masyarakat gotong royong melakukan pembersihan lahan yang terdampak banjir. Sementara di Kendal, 12 personel membantu melakukan patroli pengecekan rumah warga yang terdampak banjir diakibatkan tanggul sungai Bodri Patebon jebol.
“Juga membantu warga membersihkan lumpur di dalam rumah,” ungkapnya.
Personel Brimob juga mendirikan dapur lapangan di Kebon Agung untuk memberikan konsumsi bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Demak. Dimana hampir 9.117 jiwa terdampak.
Dapur lapangan memasak di Balaidesa Kebon Agung sejumlah 2000 bungkus untuk pengungsi. Dan mendistribusikannya kepada warga yang terdampak banjir,” jelasnya.
Di sisi lain, ia mengatakan bahwa pihaknya menyiagakan tim SAR di setiap kompi jajaran Mako Satbrimob Polda Jawa Tengah. Menyiagakan mobil dapur lapangan hingga melakukan mapping guna mendeteksi dini terhadap wilayah yang berpotensi terjadinya bencana alam.
Tim K-9 Polda Jateng Berhasil Temukan Jenazah Bayi 5 Bulan yang Tertimbun Tanah Longsor
Tim K-9 Polda Jateng Berhasil Temukan Jenazah Bayi 5 Bulan yang Tertimbun Tanah Longsor
Rabu, 22 Januari 2025
*Polres Sampang Pastikan Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak*SAMPANG - Polres Sampang Polda Jatim menerima peserta audensi dari pengurus Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Sampang terkait isu perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Sampang, Rabu (22/01/2025).Audensi yang dipimpin Ketua Umum Kohati Cabang Sampang Uswatun Hasanah ditemui langsung oleh 4 kepala unit Satreskrim Polres Sampang.Saat audensi yang dilaksanakan di ruang Kasat Reskrim Polres Sampang, Uswatun Hasanah meminta Polres Sampang Polda Jatim untuk segera menuntaskan kasus kekerasan pada perempuan dan anak.Ia juga meminta Polisi segera menindaklanjuti laporan-laporan yang belum diselesaikan di wilayah Kabupaten Sampang.Ketua Umum Kohati Cabang Sampang Uswatun Hasanah yang didampingi Ketua LBH Lapor Kohati Agus Efendi mengusulkan beberapa point dalam audensi kepada Polres Sampang Polda Jatim.Kapolres Sampang AKBP Hartono S.Pd, MM melalui Kasihumas Polres Sampang Ipda Andi Amin mengatakan, pihak Polres Sampang tetap berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat."Ini bagian dari tugas pokok fungsi kami dari Kepolisian," tegas Ipda Andi.Ia juga mengatakan, sesuai perintah Kapolres Sampang AKBP Hartono agar petugas Kepolisian dalam hal ini Polres Sampang dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, tetap sesuai dengan tugas wewenang dengan mengedepankan tanggung jawab.Masih kata Kasihumas Polres Sampang, pihaknya juga menjadikan atensi terkait kasus kekerasan yang menimpa kaum lemah termasuk perempuan dan anak."Kasus kekerasan pada perempuan dan anak sudah menjadi atensi Polres Sampang untuk segera ditangani," ujar Ipda Andi.Ipda Andi Amin juga menegaskan Polres Sampang Polda Jatim khususnya para penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) akan bekerja dengan profesional dan proporsional dalam menangani kasus kekerasan perempuan dan anak.Ipda Andi Amin juga menyampaikan mengenai penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak di TKP Kecamatan Omben, penyidik Unit PPA dan Tim Resmob Satreskrim Polres Sampang tetap melakukan proses pengejaran terhadap pelaku sampai ditemukan."Dalam kasus kekerasan perempuan dan anak di TKP Omben, Satreskrim Polres Sampang telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sudah beberapa kali telah melakukan upaya penangkapan namun masih belum mendapatkan hasil," ujar Ipda Andi Amin.Kasi Humas Polres Sampang juga berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku di juga diminta segera melapor ke Polisi. "Kami minta masyarakat, jika ada informasi tentang keberadaan DPO tersebut, segera menginformasikan kepada Kepolisian setempat atau menghubungi penyidik Unit PPA Polres Sampang," tutup Ipda Andi Amin.(*)
Polres Pamekasan Amankan 18 Orang di TKP Judi Sabung Ayam, 14 Orang Ditetapkan Tersangka*
PAMEKASAN - Komitmen mewujudkan program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, Polres Pamekasan Polda Jatim berkomitmen memberantas segala bentuk perjudian.
Kali ini Polres Pamekasan Polda Jatim berhasil membongkar arena perjudian sabung ayam di Desa Somalang Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas AKP Sri Sugiarto mengatakan bahwa dalam penggrebekan itu Polisi mengamankan 18 orang di tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah dilakukan pemeriksaan, 14 orang telah dinyatakan sebagai tersangka judi sabung ayam.
"Dari 18 orang yang diamankan dari TKP itu, sesuai hasil pemeriksaan ada 14 orang yang terbukti berjudi," terang AKP Sri Sugiarto kepada media, Kamis (23/1).
Kini 14 orang tersangka tersebut sudah ditahan di Mapolres Pamekasan Polda Jatim untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, menegaskan penetapan tersangka dan penahanan tersebut dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik.
"Jadi dari 18 orang yang diperiksa, 14 orang dinyatakan terlibat judi sabung ayam, dan 4 orang lainnya tidak terbukti terlibat," tegas AKP Sri Sugiarto.
Selain mengamankan 14 tersangka, Polisi juga mengamankan Barang Bukti berupa gelanggang, 9 ekor ayam, 26 unit motor (di arena sabung ayam), serta sejumlah uang yang diduga untuk transaksi judi.
Dijelaskan oleh Kasihumas Polres Pamekasan, penggerebekan judi sabung ayam dilakukan berdasar informasi dari masyarakat yang menganggap praktek judi tersebut sudah sangat meresahkan.
"Kami sampaikan terimakasih kepada masyarakat yang berperan serta dan partisipasi aktif serta peduli untuk menginformasikan adanya tindakan yang meresahkan," ungkap AKP Sri Sugiarto.
Atas perbuatannya itu para tersangka terancam Pasal 303 ayat 1 ke 3 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan atau denda sebesar 25 juta rupiah.(*)
Pelaku Curanmor Ditangkap, Kapolres Ponorogo Kembalikan Motor Milik Korban
PONOROGO – Wajah bahagia terpancar dari Novia Martin Natusholeha, warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, saat menerima kembali sepeda motor Honda Beat merah miliknya yang hilang dicuri.
Motor keluaran tahun 2017 itu dikembalikan langsung oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, di Mapolres Ponorogo, Selasa (21/1/2025).
Ia juga mengaku sangat berterima kasih atas kerja keras Polres Ponorogo Polda Jatim yang merespons laporan saya dengan cepat.
"Terimaksih sekali, pelaku sudah ditangkap, dan motor saya langsung dikembalikan, Sekali lagi terima kasih," ungkap Novia, Kamis (23/1).
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja tim Satreskrim Polres Ponorogo Polda Jatim yang mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan pemberatan.
Pelaku, berinisial TOM (28), warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyatakan bahwa setelah barang bukti selesai diverifikasi, proses pengembalian kepada pemilik dilakukan secepatnya.
“Kami berharap masyarakat lebih waspada dalam menjaga kendaraan, seperti menggunakan kunci ganda saat parkir, dan segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan,” ujar AKBP Andin Wisnu Sudibyo.
Diketahui, pelaku yang juga seorang residivis itu tidak hanya mencuri motor, tetapi juga mengambil uang dan barang berharga lainnya di beberapa lokasi.
Dengan pengungkapan ini, Polres Ponorogo Polda Jatim kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan demi mencegah tindak kriminal serupa.(*)
Selasa, 21 Januari 2025
Harkamtibmas, Personel Gabungan Polresta Banyuwangi Gelar Razia Tempat Hiburan Malam*
BANYUWANGI – Dalam rangka menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) untuk kondusivitas wilayah, Polresta Banyuwangi Polda Jatim bersama stage holder terkait menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam pada Selasa (21/1/2025) malam.
Razia ini dilaksanakan berdasarkan arahan Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Imam Sugianto serta tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Banyuwangi mengenai penertiban dan pengawasan peredaran miras yang tanpa Ijin.
Dipimpin langsung oleh Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K kegiatan ini melibatkan anggota Polresta Banyuwangi dari Sat Narkoba, Sat Intelkam, Sat Samapta, Propam, TNI, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata serta Dinas Perizinan Kab. Banyuwangi melaksanakan razia minuman keras (miras) di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM)
Operasi ini bertujuan untuk menertibkan peredaran miras golongan B dan C serta memastikan legalitas operasional tempat hiburan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sasaran razia kali ini mencakup sejumlah tempat hiburan, seperti karaoke dan bar, yang diduga menjual miras golongan B dan C. Aparat juga memeriksa kelengkapan dokumen, seperti SIUP MB dan SKPL untuk minuman beralkohol golongan tersebut.
Dari sejumlah tempat hiburan yang menjadi sasaran operasi , aparat gabungan menemukan 62 botol minuman gol B dan C di Tempat karaoke Grand Royal Gambiran yang tidak dilengkapi dengan Siup MB SKPL B dan SKPL C.
Selain itu, petugas juga memberikan himbauan kepada pengelola tempat hiburan untuk tetap mematuhi peraturan demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi Polda Jatim dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
"Kami akan terus mengintensifkan razia seperti ini untuk memastikan masyarakat dapat merasa aman, terutama dari dampak negatif peredaran miras ilegal dan kegiatan yang melanggar hukum di tempat hiburan malam," ujarnya,Rabu (22/1).
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat karena dianggap mampu menekan angka kriminalitas yang berpotensi terjadi akibat penyalahgunaan minuman keras dan pelanggaran di tempat hiburan malam.
Operasi serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banyuwangi.(**)
Polrestabes Surabaya Amankan 4 Pelaku Debt Collector, yang Aniaya Pengacara*
SURABAYA - Polrestabes Surabaya Polda Jatim akhirnya menangkap terduga pelaku aksi kekerasan yang melibatkan sekelompok debt collector (DC) terhadap seorang pengacara di sebuah depot nasi goreng di kawasan Griya Kebraon Karang Pilang Surabaya, pada Senin (13/1/2025).
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengungkapkan kejadian tersebut bermula saat korban, Tjetjep Mohammad Yasien alias Gus Yasien (57), seorang advokat yang sedang menangani kasus tunggakan kartu kredit kliennya.
Saat itulah korban mengalami serangan fisik oleh para debt collector brutal hingga mengalami luka serius.
"Sekitar pukul 19.00 WIB, korban bersama rekannya, Ahmad Fahmi Ardiyansyah, SH, yang merupakan kuasa hukum Abdul Proko Santoso, pemilik depot nasi goreng baru saja memasuki lokasi untuk membeli makanan," kata Kombes Pol Luthfie," Selasa (21/1).
Tanpa diduga, korban langsung dihampiri oleh seorang pria bernama Nikson Brillyan Maskikit (32), yang diketahui sebagai koordinator penagihan kartu kredit dari salah satu Bank.
Nikson beserta tiga pelaku lainnya, yakni Ando (24), Rio (19), dan Ade (30), dengan kasar memaksa korban untuk duduk.
Ketika korban menolak, para pelaku mulai melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama.
Korban ditarik, didorong, hingga dipukuli di bagian kepala, punggung, dan kaki.
Selain itu, beberapa barang di depot milik Abdul Proko Santoso dirusak, termasuk tiga kursi plastik dan sebuah tempat sendok," tandas Kombespol Luthfie.
Kombes Luthfie menjelaskan insiden ini diduga bermotif penagihan utang kartu kredit dari Bank yang dilakukan oleh PT Perkasa Abadi Perdana, perusahaan tempat para pelaku bekerja.
Menurut informasi, Abdul Proko Santoso memiliki tunggakan kartu kredit yang menjadi alasan kedatangan para debt collector tersebut.
Namun, aksi penagihan berubah menjadi kekerasan saat para pelaku tidak mendapatkan respons yang diinginkan.
"Diduga para DC ini bahkan mengancam korban untuk membayar utang kliennya dengan cara yang intimidatif dan penuh kekerasan," kata Kombes Luthfie
Pasca kejadian korban harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit PHC Surabaya karena cedera yang menghambat aktivitasnya sehari-hari.
Selain mengamankan empat pelaku, Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti, yaitu, rekaman video pengeroyokan dalam sebuah flashdisk, pakaian korban, termasuk jaket coklat, kemeja putih, dan kaos hijau bermotif hitam dan Tiga kursi plastik coklat dan tempat sendok yang mengalami kerusakan.
Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Kapolrestabes Surabaya menambahkan bahwa kasus ini akan ditangani dengan serius.
"Kami tidak akan mentolerir aksi kekerasan dalam bentuk apapun, apalagi yang dilakukan secara terang-terangan seperti ini. Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (*)
Senin, 20 Januari 2025
Gerak Cepat Polres Bangkalan Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di SGB*
BANGKALAN - Viralnya sebuah video perkelahian pada Sabtu malam kemarin (11/01/2025) di depan Stadion Gelora Bangkalan, membuat Kepolisian Resor Bangkalan Polda Jatim langsung bergerak.
Tak butuh waktu lama, Satreskrim Polres Bangkalan langsung mengamankan pelaku berinisial F (24 tahun) asal Socah diamankan pada hari Senin, 13 Januari 2024.
Hal ini bermula ketika F diajak sejumlah rekan - rekannya pesta miras di salah satu tempat di Stadion Bangkalan.
"Awalnya sama sama mengkonsumsi alkohol, karena ada miskomunikasi, F akhirnya naik pitam, dan mengeluarkan senjata tajam dan terjadilah perkelahian," ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, Selasa (21/1).
Atas peristiwa tersebut, korban mengalami luka di tangan dan harus mendapatkan perawatan di RS.
"Tersangka, F sudah kita amankan untuk proses lebih lanjut," tambah AKBP Hendro.
Dari perbuatan F, Polisi menerapkan pasal tentang penganiayaan.
"Tersangka kami kenakan pasal 351 ayat 2 dengan ancaman 5 tahun penjara, " pungkas AKBP Hendro. (*)
Polri Resmi Launching Desk Ketenagakerjaan untuk Selesaikan Sengketa Tenaga Kerja
Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi meluncurkan Desk Ketenagakerjaan Polri, sebuah inisiatif strategis untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi atas sengketa antara perusahaan dan tenaga kerja, sekaligus mendukung daya saing industri nasional.
"Desk Ketenagakerjaan ini kami siapkan sebagai wadah untuk menyelesaikan sengketa industri dan tenaga kerja melalui tahapan yang jelas, mulai dari pelaporan, mediasi, hingga penegakan hukum jika diperlukan," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat doorstop, Sabtu (20/1).
Ia menambahkan bahwa kehadiran Desk ini diharapkan dapat menjaga stabilitas hubungan industrial serta memberikan saluran bagi para pekerja untuk menyampaikan keluhan mereka.
Jenderal Listyo juga menegaskan bahwa dengan adanya hubungan industrial yang baik, Indonesia akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di tingkat global.
"Kami ingin kualitas produksi kita mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan luar negeri, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai target Presiden Prabowo Subianto," tambahnya.
Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli turut memberikan apresiasi atas inisiatif Polri tersebut. Ia menilai Desk Ketenagakerjaan Polri merupakan langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum bagi pekerja dan perusahaan.
"Kami sangat mendukung Desk Ketenagakerjaan ini. Dengan adanya kolaborasi antara pengawas ketenagakerjaan dan Polri, masalah-masalah ketenagakerjaan, baik administratif maupun pidana, dapat diselesaikan secara cepat dan tepat," ujar Prof. Yassierli.
Menteri Yassierli menambahkan bahwa lingkungan kerja yang nyaman dan memberikan kepastian hukum akan meningkatkan produktivitas serta daya saing industri.
"Kami harap langkah ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Penasihat ahli Kapolri bidang ketenagakerjaan, Andi Gani Nenawea, yang juga Presiden Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian luar biasa Kapolri terhadap isu-isu buruh di Indonesia. Ia bahkan menjuluki Jenderal Listyo sebagai "pemecah masalah" bagi gerakan buruh.
"Dengan tangan dingin Pak Kapolri, berbagai masalah besar berhasil diselesaikan, termasuk upaya pengepungan Jakarta oleh 50.000 buruh pada 24-25 November lalu yang akhirnya dapat diredam dengan damai," ungkap Andi Gani.
Ia juga menyampaikan bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri mendapat perhatian internasional, di mana empat negara ASEAN – Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina – tertarik untuk mempelajari inisiatif ini.
"Ini pertama di dunia, polisi memiliki subjek tenaga kerjaan untuk menangani tindak pidana ketenagakerjaan," tambahnya.
Melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan gerakan buruh, Desk Ketenagakerjaan Polri diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif bagi industri dan pekerja.
Minggu, 19 Januari 2025
Polres Tanjungperak Ungkap 13 Kasus Kriminalitas di Awal Tahun 2025, Amankan 14 Tersangka*
TANJUNGPERAK – Sepanjang Januari 2025, jajaran Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berhasil mengungkap 13 kasus kriminalitas dengan berbagai jenis kejahatan di wilayah hukumnya.
Kapolres Tanjungperak, AKBP William Cornelius Tanasale, memaparkan bahwa pihaknya telah menangkap 14 tersangka dari serangkaian kasus tersebut.
“Dari awal tahun hingga hari ini, ada 13 laporan Polisi yang berhasil diungkap dan 14 tersangka kami amankan," ujar AKBP William Cornelius,Senin (20/1/25).
Dikatakan oleh AKBP William Cornelius, lokasi kejadian tersebar di berbagai titik, seperti PT Bintang Alam Sentosa, Jalan Genting, Alfamart, hingga Jalan Bulak Bupati.
Kasus-kasus yang berhasil diungkap meliputi pencurian sepeda motor, mobil, dompet, kotak amal, hingga pencurian dengan kekerasan.
Total barang bukti yang berhasil diamankan antara lain enam unit sepeda motor, satu unit mobil, dompet, kotak amal berbahan aluminium, hingga perhiasan dan alat komunikasi.
Salah satu tersangka bahkan diketahui sebagai residivis yang kembali beraksi setelah bebas dari penjara.
"Kami tidak akan memberikan toleransi. Para pelaku ini akan kami proses secara hukum dengan tegas," tegas AKBP William.
Adapun 14 tersangka yang telah diamankan berasal dari berbagai wilayah di Surabaya, di antaranya RM (29), RFS (21), MF (32), MA (31), RS (52), AS (51), AH (43), dan lainnya.
Beberapa di antaranya bahkan mengaku telah menjual barang hasil curian sebelum tertangkap.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP William juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengimbau warga agar memasang kunci ganda pada kendaraan bermotor dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan. Dukungan dari masyarakat sangat kami harapkan untuk mencegah tindak kriminal,” ujarnya.
Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berkomitmen terus memberantas tindak kriminalitas, terutama kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
“Kami akan bertindak tegas, dan saya tegaskan kepada para pelaku kejahatan, hentikan aksi kalian sebelum aparat bertindak lebih keras,” tutup AKBP William.
Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi terkait tindak kejahatan.
Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat hukum, diharapkan wilayah Surabaya semakin aman dan kondusif.
Warga yang mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan diminta segera melapor ke Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim untuk mempermudah proses pengembalian barang bukti kepada pemiliknya (*)
*Wujudkan Asta Cita Polres Nganjuk Berbagi Makanan Bergizi di SDN 1 Wilangan*NGANJUK - Polres Nganjuk Polda Jawa Timur kembali melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan makan siang bergizi gratis kepada siswa-siswi di SDN 1 Wilangan Kabupaten Nganjuk.Kegiatan ini bertujuan mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dasar yang selaras dengan program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di wilayahnya."Kegiatan pembagian makan siang ini sebagai bentuk kepedulian Polres Nganjuk terhadap generasi muda agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik," ujar Kapolres Nganjuk, Sabtu (18/1/2025).Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama yang baik antara Polres Nganjuk, Polsek Wilangan, dan pihak sekolah. Sementara itu Kasat Binmas Polres Nganjuk, AKP Syukur Efendi, menambahkan bahwa makanan yang dibagikan juga telah melalui pemeriksaan gizi dan kesehatan oleh tim Sidokkes Polres Nganjuk."Untuk memastikan kualitas dan keamanannya, jadi kami libatkan tim Sidokkes Polres Nganjuk untuk melakukan pemeriksaan makanan sebelum dibagikan," kata AKP Syukur Efendi.Pembagian makan siang berlangsung dengan lancar dan disambut baik oleh seluruh peserta kegiatan."Semoga kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah Nganjuk," pungkas Kasat Binmas.(*)
*Polres Magetan Kejar Pembobol Konter HP ke Jabar, Tersangka Ditangkap di Bandung*
MAGETAN – Tim Satreskrim Polres Magetan Polda Jatim berhasil menangkap pelaku pembobolan konter HP DK Cell yang berada di Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Magetan.
Aksi pencurian yang terjadi pada 8 Januari 2025 tersebut mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Pelaku berinisial R (24), warga Bandung, berhasil diamankan di sebuah apartemen di Kota Bandung Jawa Barat (Jabar).
Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Joko Santoso, S.Sos., M.H., mengungkapkan bahwa pelaku melakukan aksinya dengan cara merusak pintu toko konter menggunakan alat las.
Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil berbagai barang berharga berupa puluhan unit handphone baru, handphone servisan, serta uang tunai.
"Kita berhasil melakukan penangkapan pelaku R ini di sebuah apartemen di wilayah hukum Polrestabes Bandung, Jawa Barat," ungkap AKP Joko Santoso, Jumat (17/1/2025).
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa HP berbagai merek, baik yang baru maupun bekas.
Namun, tidak hanya berhenti pada penangkapan R, pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.
"Dari tangan tersangka, kita amankan sejumlah HP berbagai merek, baru maupun HP servisan. Kemudian untuk pelaku lainnya masih dalam pengejaran," jelas AKP Joko.
Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke-4 dan ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
"Ancaman hukumannya maksimal 7 hingga 9 tahun penjara," tambahnya.
Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik usaha, untuk meningkatkan sistem keamanan di tempat usaha mereka.
"Kami mengimbau para pemilik usaha untuk selalu memastikan keamanan lingkungan, memasang CCTV, dan mengunci pintu dengan gembok yang kuat. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian," ujarnya.
Polres Magetan Polda Jatim berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan serta menurunkan angka kriminalitas di wilayah Magetan. (*)
Sabtu, 18 Januari 2025
Polres Kediri Kota Berbagi Sembako di Jumat Berkah, Wargapun Sumringah*
KOTA KEDIRI - Dalam semangat kepedulian kepada masyarakat, Unit Kamsel Polres Kediri Kota Polda Jatim menggelar kegiatan Jumat Berkah.
Kali ini dengan membagikan sembako kepada warga di dua lokasi strategis, yaitu Simpang Empat Lonceng (dekat Bank Indonesia) dan Pasar Setonobetek Kota Kediri.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Ipda R Rido bersama anggota.
Selain memberikan bantuan berupa sembako, tim Unit Kamsel juga menyisipkan pesan penting mengenai tertib berlalu lintas kepada masyarakat yang hadir.
Kanit Kamsel Ipda R Rido menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan kepolisian kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi berkah dan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat," ujarnya, Jumat (17/1/25).
Masyarakat penerima sembako, terutama para abang becak di Pasar Setonobetek nampak sumringah.
Para pengayuh becak ini tak hentinya mengucapkan terimakasih kepada petugas yang berbagi sembako.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Polres Kediri Kota, ini tidak hanya membantu kami secara langsung, namun mengingatkan kami untuk mengutamakan keselamatan di jalan," ungkap Sukir (52) salah satu abang becak.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Polres Kediri Kota terhadap masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama,” ujarnya. (*)
Jumat, 17 Januari 2025
Kejurprov Bola Voli U -15 se Jatim di GOR Delta Selesai Digelar, Berikut Pemenangnya*
SIDOARJO - Turnament Bola Voli dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) antar klub U-15 se-Jawa Timur di GOR Delta, Sidoarjo Jawa Timur, resmi ditutup, Jumat (17/1).
Sebagai laga penutupan mempertemukan klub Putra Kelud dari Kabupaten Kediri dengan Dynamic dari Kota Blitar dimenangkan Dynamic dari Blitar untuk putra.
Sebelumnya, juga digelar final putri Petrokimia Gresik dan Angkasa Tulungagung yang dimenangkan oleh Petrokimia Gresik sebagai juara I club putri.
Piala juara I klub Putri diserahkan oleh Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Pengprov Jawa Timur, Irjen. Pol. Imam Sugianto M.Si.
Untuk juara I putra diserahkan oleh plt Bupati Sidoarjo, Subandi.
"Kami berharap lewat kejuaraan ini bisa memunculkan bibit-bibit muda bola voli nasional maupun internasional, " kata Plt Bupati Sidoarjo Subandi.
Adapun urutan pemenang dalam laga ini adalah juara I putra diraih Dynamic Kota Blitar, juara II Putra oleh Kelud Kabupaten Kediri, juara III oleh Cakraningrat Kabupaten Bangkalan dan harapan I oleh Hasta Purwa Kota Madiun.
Sedangkan untuk Bola voli putri juara I Petrokimia VC Gresik, juara II oleh Angkasa Kabupaten Tulungagung,juara III PBV Putri Rajawali Kota Blitar dan harapan I oleh Forsa Kediri Kabupaten Kediri.
Sementara itu Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Dirmanto berharap pembibitan atlet bola voli bisa semakin bagus, terutama kompetisi Kejurprov antar klub U-15 se-Jatim untuk kelompok umur.
"Sesuai petunjuk Bapak Kapolda Jatim selaku Ketua Umum PBVSI, untuk terus melaksanakan pembinaan agar generasi pemain bola voli tetap terjaga,"kata Kombes Dirmanto. (*)
Kamis, 16 Januari 2025
Rabu, 15 Januari 2025
Tingkatkan Keselamatan Polres Gresik Bersama Jasa Raharja dan Dishub Gelar Ramp Check Bus Pariwisata*
GRESIK - Satlantas Polres Gresik Polda Jatim bersama dengan Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan melakukan ramp check pada bus pariwisata dalam kegiatan Field Trip SD Muhammadiyah 1 GKB.
Kegiatan ini dilakukan sebelum rombongan murid dan guru pendamping melakukan perjalanan keluar kota untuk pembelajaran di luar kelas, Selasa (14-01-2025)
Kasat Lantas Polres Gresik, Akp Rizki Julianda Putera Buna,S.I.K.menjelaskan bahwa ramp check ini bertujuan memastikan kelayakan kendaraan yang digunakan serta kondisi pengemudi, guna meminimalkan potensi kecelakaan selama perjalanan.
Selain pemeriksaan teknis pada bus, himbauan keselamatan juga diberikan kepada para sopir dan guru pendamping agar tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Setelah menyelesaikan ramp check pada bus pariwisata, tim melanjutkan kegiatan serupa di area Parkir Bus Wisata Sunan Giri.
Dalam kesempatan tersebut, himbauan keselamatan juga disampaikan kepada para sopir, kernet, dan penumpang, menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik pengemudi dan mematuhi aturan lalu lintas.
“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan penumpang dan semua pengguna jalan," ungkap Akp Rizki.
Dengan memastikan kelayakan kendaraan serta memberikan edukasi kepada para sopir, Akp Rizki berharap resiko kecelakaan dapat diminimalisir.
Kegiatan ramp check ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan berkendara, baik dari sisi manusia maupun kendaraan.
Pemeriksaan meliputi kondisi rem, ban, lampu, sistem kemudi, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan.
Setelah selesai melakukan ramp check, Satlantas Polres Gresik bersama Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan menggelar rapat koordinasi untuk membahas strategi lanjutan dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Gresik.
"Diharapkan, melalui upaya kolaboratif ini, tingkat keselamatan berkendara di Gresik dapat terus meningkat, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama pengguna transportasi umum," pungkas Akp Rizki. (*)
Sinergitas, Polisi dan TNI Bantu Perbaiki Rumah Terdampak Ledakan di Puri Mojokerto*
MOJOKERTO - Puluhan Anggota dari Polres Mojokerto Polda Jatim dan Kodim 0815 Mojokerto tampak sibuk membersihkan material runtuhan Rumah akibat musibah ledakan Rumah yang terjadi di Desa Sumolawang Puri Mojokerto.
Kesigapan serta kolaborasi antara Polri dan TNI dalam membantu warga yang mengalami Musibah mendapatkan Apresiasi dari warga sekitar.
Terlihat juga beberapa warga ikut membantu agar proses renovasi serta pembersihan rumah yang terdampak ledakan bisa segera selesai.
Ada 4 rumah yang mengalami kerusakan akibat musibah ledakan, 2 Rumah mengalami Rusak berat dan 2 rumah mengalami rusak ringan.
Wiwik (54) yang rumahnya mengalami rusak ringan mengaku sangat berterimakasih atas bantuan dari Polres Mojokerto Polda Jatim dan Kodim 0815 Mojokerto.
Menurutnya, kepedulian Polres Mojokerto Polda Jatim dan Kodim 0815 sudah meringankan beban warga yang terdampak musibah peristiwa di Sumolawang Puri Mojokerto.
Tidak hanya membersihkan puing - puing sisa ledakan, puluhan Personel Polisi dari Polres Mojokerto Polda Jatim dan TNI dari Kodim 0815 juga membantu merenovasi rumah Wiwik.
"Terimakasih untuk Polres Mojokerto dan Kodim, yang sudah membantu membersihkan dan merenovasi rumah kami," ungkap Wiwik.
Sementara itu di lokasi terpisah, Kasihumas Polres Mojokerto AKP Siti Tri Hidayati mengatakan, sesuai petunjuk dan arahan Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto pulahan personel Polres Mojokerto segera membersihkan rumah warga yang terdampak.
"Kami membersihkan puing - puing rumah warga yang terdampak ledakan dan memperbaiki," ujar AKP Tri Hidayati, Rabu (15/1/25).
Selain membantu perbaikan rumah warga terdampak, Polres Mojokerto juga memberikan memberikan Trauma Healing.
"Kami lakukan trauma healing dengan maksud agar warga lebih tenang dan tidak larut dalam ketakutan," pungkas AKP Tri Hidayati. (*)
Selasa, 14 Januari 2025
Wakapolri Resmi Membuka Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 TA 2025 di Lembang
Lembang-Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., secara resmi membuka pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan di Gedung Utaryo, Lembang. Acara pembukaan ini dihadiri oleh para peserta didik yang terdiri dari personel Polri, TNI, serta perwakilan dari kementerian dan lembaga lainnya.
Dalam sambutannya, Komjen Pol. Ahmad Dofiri menyampaikan apresiasi atas keberhasilan 105 peserta Sespimti Polri dan 370 peserta Sespimmen Polri yang telah melalui proses seleksi ketat dan kompetitif. "Keberhasilan saudara untuk mengikuti pendidikan ini adalah bukti kualitas dan potensi besar yang saudara miliki. Ini merupakan awal dari perjalanan penting dalam membangun kompetensi kepemimpinan tingkat tinggi dan menengah," ujarnya.
Dalam pembekalannya, Wakapolri menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, baik di tingkat global maupun nasional. Di tingkat global, konflik geopolitik seperti perang Rusia-Ukraina serta ketegangan di kawasan Asia Timur menjadi isu yang memengaruhi stabilitas dunia. Sementara itu, di dalam negeri, ancaman terorisme, radikalisme, dan gangguan keamanan di Papua masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan komprehensif dan sinergis.
Beliau juga menyinggung dampak dari era digital dan hyper-connectivity, yang memunculkan ancaman baru berupa hoaks serta potensi disintegrasi sosial. Menurut beliau, kondisi ini hanya dapat diatasi oleh pemimpin yang memiliki pengetahuan luas, kreativitas tinggi, serta kemampuan beradaptasi dengan cepat.
Komjen Pol. Ahmad Dofiri menjelaskan bahwa kurikulum pendidikan Sespimti dan Sespimmen disusun dengan fokus pada tiga pilar utama:
1. Pembangunan Karakter: Menanamkan nilai kebhayangkaraan, kepemimpinan, integritas, dan antikorupsi.
2. Ilmu Kepolisian Modern: Memberikan pemahaman tentang berbagai isu strategis, termasuk kejahatan transnasional, keamanan siber, dan manajemen krisis.
3. Kapita Selekta: Mengembangkan wawasan tentang politik, ekonomi, sosial-budaya, dan keamanan global.
Beliau juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik, agar para peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Pesan Wakapolri kepada para peserta didik untuk menjunjung tinggi tiga prinsip utama, yaitu tanggon, tanggap, dan trengginas. Ketiga nilai tersebut mencakup mental yang kokoh, intelektual yang tajam, serta fisik yang prima, yang harus menjadi fondasi dalam menghadapi kompleksitas tugas di masa depan.
"Manfaatkan waktu pendidikan ini untuk menggali ilmu, memperluas wawasan, dan membangun kolaborasi yang solid. Jadilah pemimpin yang tidak hanya mampu menghadapi tantangan, tetapi juga menjadi teladan bagi organisasi dan masyarakat," pesan beliau.
Melalui pendidikan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang siap membawa organisasi ke arah yang lebih profesional, modern, dan terpercaya. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh, para peserta didik diharapkan mampu menghadapi tantangan global dan mendukung pembangunan nasional secara efektif.
"Selamat menempuh pendidikan. Semoga saudara dapat menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, visioner, dan adaptif," tutup Komjen Pol. Ahmad Dofiri.
Senin, 13 Januari 2025
Polda Papua dan Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Bersinergi Ungkap Kasus Penembakan Warga Sipil di Yalimo*
*Jayapura–* Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, yang juga menjabat sebagai Wakapolda Papua, menyampaikan bahwa Polda Papua bersama Satgas Ops Damai Cartenz-2025 terus bersinergi dalam mengungkap kasus penembakan warga sipil di Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan.
Penembakan tersebut diduga dilakukan oleh KKB Aske Mabel, seorang desertir dari Polres Yalimo.
Pernyataan ini disampaikan Brigjen Pol. Faizal saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mako Baru Polda Papua, Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Senin (13/1/2025).
“Dalam beberapa hari terakhir, terjadi insiden menonjol di wilayah hukum Polda Papua yang melibatkan KKB Aske Mabel. Pelaku melarikan diri dengan membawa senjata api dan melakukan aksi penembakan sebanyak sembilan kali, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia,” ujar Brigjen Pol. Faizal.
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan berbagai unit, termasuk Reskrim, Brimob, dan Siber Polda Papua, untuk mendukung Satgas Ops Damai Cartenz-2025 dan Polres Yalimo dalam mengungkap kasus ini.
Sementara itu, di tempat terpisah, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membantu aparat keamanan menjaga situasi tetap kondusif. Kami berkomitmen untuk menjaga kedamaian dan memberikan rasa aman bagi warga Kabupaten Yalimo,” kata Kombes Pol. Yusuf Sutejo.
Polda Papua dan Satgas Ops Damai Cartenz-2025 menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini serta terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan.
Polres Mojokerto Beri Santunan Duka Kepada Korban Ledakan di Puri*
MOJOKERTO - Bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap peristiwa ledakan di Desa Sumolawang Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto Polda Jatim memberikan santunan kepada para korban.
Ledakan yang terjadi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, selain menyebabkan 4 rumah mengalami kerusakan, juga menyebabkan 2 korban jiwa meninggal dunia.
Kedua korban yang merupakan tetangga sebelah, yakni Luluk (41) dan Kafa (3), meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan material bangunan imbas ledakan yang terjadi di rumah Aipda Maryudi.
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto yang mendelegasikan kepada Wakapolres Mojokerto Kompol Herry Moriyanto Tampake langsung mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan rasa prihatin serta memberikan santunan kepada keluarga korban.
"Kami bersama rombongan, pertama ingin bersilaturahmi, Kedua, kami ikut prihatin atas musibah yang terjadi," ungkap Kompol Herry, Selasa (14/1/25).
Ia juga turut mendoakan semoga korban meninggal mendapat tempat yang terbaik disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kelapangan dada.
Wakapolres Mojokerto juga mengatakan, saat ini penyebab terjadinya ledakan masih didalami oleh Polres Mojokerto yang diback up tim dari Polda Jatim.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan diback up langsung oleh tim dari Polda Jatim," pungkasnya. (*)
Minggu, 12 Januari 2025
Polres Bojonegoro Berhasil Amankan Tersangka Sindikat Curat*
BOJONEGORO - Dua kasus pencurian dengan pemberatan ( Curat) berhasil diungkap oleh Polres Bojonegoro Polda Jatim.
Dua Kasus tersebut melibatkan pencurian tabung LPG di kecamatan Ngraho dan pencurian HP serta Laptop di kelurahan Ledok Wetan, Kabupaten Bojonegoro.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bojonegoro pada Jum'at (10/01/2025) pekan lalu.
"Untuk Kasus pertama, Pencurian Tabung Gas LPG di kecamatan Ngraho terjadi pada awal januari 2025," ujar AKBP Mario.
Ia jugq mengatakan pelaku yang kini telah diamankan sebanyak 3 (tiga) tersangka yaitu
VA dan RE yang keduanya warga Grabagan -Tuban serta W tersangka penadah warga Kapas -Bojonegoro.
Kedua tersangka Dldiduga beraksi pada malam hari dengan cara merusak kunci gudang lalu masuk ke dalam kemudian mengambil LPG 3 kg sebanyak 289 tabung.
"Yang 200 tabung masih terisi dan 89 tabung kosong kini sudah kami amankan sebagai barang bukti," jelas AKBP Mario.
Kasus ke Dua adalah pencurian Hp dan Laptop terjadi di kelurahan Ledok wetan.
Pelaku MY warga Tikung - Lamongan di duga masuk dengan cara memanjat jendela rumah korban kemudian masuk dan mengambil 2 Hp dan 1 Laptop.
Polisi berhasil melacak pelaku selanjutnya mengamankannya di Kosan Jl. Makam manis lorong 1 kel. Campurejo kab. Bojonegoro.
"Kami berkomitmen untuk terus memberantas tindak kejahatan, terutama yang meresahkan masyarakat seperti kasus pencurian ini," tegas Kapolres Bojonegoro.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Mario juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Selain itu juga mengajak warga untuk aktif melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak Polri agar kejahatan dapat di cegah sejak dini.
Hingga saat ini, ke empat pelaku masih dalam proses penyidikan lebih lanjut di polres Bojonegoro.
Mereka di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 (Tujuh) tahun Penjara.
Dengan pengungkapan ini, di harapkan masyarakat Bojonegoro dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani aktifitas sehari- hari. (*)
Jumat Berkah Polres Probolinggo Kota Berbagi Ratusan Nasi Bungkus di Pasar Baru*
KOTA PROBOLINGGO - Puluhan petugas dari Satlantas Polres Probolinggo Kota Polda Jatim nampak sedang berlalu-lalang disekitar Pasar Baru Kota Probolinggo.
Nampaknya, mereka sedang melaksanakan kegiatan “Jumat Berkah”, dengan membagikan sekitar 200 bungkus nasi kepada para tukang becak, tukang parkir dan warga yang sedang melintas disekitar Pasar Baru Kota Probolinggo.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian P. S.I.K., M.H., melalui Plt Kasihumas Iptu Zainulah menyampaikan bahwa program ini Program Jumat Berkah merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
Melalui program Jumat Berkah ini juga Polres Probolinggo Kota Polda Jatim berbagi kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat kurang mampu, terutama mereka yang bekerja keras setiap hari disekitaran Pasar Baru.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Iptu Zain.
Kegiatan dimulai sejak pagi sekira jam 08.00 WIB, di mana anggota Satlantas Probolinggo Kota membagikan nasi bungkus secara langsung kepada warga.
Respons masyarakat sangat positif, dengan banyak penerima merasa bersyukur atas bantuan tersebut.
Aji, seorang warga yang melintas di sekitar Pasar Baru menyampaikan apresiasinya.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak bapak polisi. Ini sangat membantu kami yang sedang bekerja di lapangan,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.
Polres Probolinggo Kota berkomitmen menjalankan Jumat Berkah secara rutin.
Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut serta dalam aksi sosial serupa, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. (*)
Sabtu, 11 Januari 2025
Polres Tulungagung Berhasil Turunkan Angka Kriminalitas Sepanjang Tahun 2024*
TULUNGAGUNG – Dinamika kamtibmas wilayah hukum Polres Tulungagung Polda Jatim sepanjang tahun 2024, kasus krimininalitas mengalami penurunan 22,9 persen dibanding pada tahun 2023.
Begitu pula kasus kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan hingga 33 persen jika dibandingkan kasus pada Tahun 2023.
Hal tersebut seperti dipaparkan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi di pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (10/01/2025).
“Angka kriminalitas di Tulungagung alhamdulillah mengalami penurunan sebesar 22,9 persen sepanjang tahun 2024," ujar AKBP Muhammad Taat Resdi.
Dikatakan AKBP Taat, pada tahun 2023 kasus kriminalitas tercatat 497 kasus menurun menjadi 383 pada tahun 2024.
"Jumlah tersangka juga mengalami penurunan dari 203 pada tahun 2023, turun jadi 180 pada tahun 2024”, terang AKBP Taat.
Kasus curanmor dari 54 pada tahun 2023 menjadi 26 kasus pada tahun 2024.
Kasus yang melibatkan oknum perguruan pencak silat mengalami penurunan dimana pada tahun 2023 ada 39 kasus jumlah tersangka 112 orang sedangkan pada tahun 2024 ada 37 kasus dengan tersangka 67 orang.
“Meskipun saat ini kasusnya turun, tetapi masih tinggi dan menjadi prioritas utama kami”, tegas AKBP Taat.
Namun demikian, Polres Tulungagung mencatat ada beberapa kasus menonjol yang mengalami peningkatan.
"Kasus perjudian meningkat dari 10 pada tahun 2023 menjadi 16 pada tahun 2024, kasus perzinahan juga meningkat dari 4 menjadi 7 pada tahun 2024,” beber AKBP Taat.
Sementara untuk kasus kriminal khusus, penanganan kasus tindak pidana korupsi, pada tahun 2024 Polres Tulungagung Polda Jatim menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana bantuan keuangan (BK) di Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung Tahun anggaran 2021
"Untuk Kasus korupsi sudah vonis di Pengadilan,” kata AKBP Taat.
Kapolres Tulungagung ini juga mengatakan, pihaknya telah memproses 4 kasus Tindak pidana perdagangan orang modus perekrutan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI).
“Pada tahun 2024 ada 4 perkara diantanya penipuan rekrutmen tenaga kerja dan penggelapan”, ujarnya.
Dikatakan oleh AKBP Taat, untuk kasus Narkoba tahun 2024 mengalami peningkatan 13% dibanding tahun 2023.
“Jumlah kasus narkoba pada tahun 2023 ada 91 pada tahun 2024 ada 105 mengalami kenaikan 13 persen," ujarnya.
Sebaran TKP tindak pidana narkoba pada tahun 2024 paling banyak yang diurutan pertama ada di Kecamatan Kedungwaru disusul Ngunut kemudian Tulungagung Kota.
"Untuk tersangka pada tahun 2023 ada 106 orang pada tahun 2024 ada 115 orang mengalami kenaikan 8,5% dan jumlah tersangka paling banyak sebagai pengedar," pungkas AKBP Taat. (*)
Jumat, 10 Januari 2025
Kapolri dan Menteri Perumahan Bahas Program Pembangunan 3 Juta Rumah
Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, beserta jajaran di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Jumat (10/1). Pertemuan tersebut digelar dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas salah satu program prioritas nasional, yakni pembangunan 3 juta rumah yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Program ini bertujuan untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo, yaitu “Menjamin rumah murah dan sanitasi untuk masyarakat desa dan rakyat yang membutuhkan.” Sasaran utamanya adalah masyarakat berpenghasilan di bawah Rp8 juta per bulan atau kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pada tahun 2025, pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 500.000 unit rumah sebagai bagian dari upaya menciptakan akses hunian yang layak bagi masyarakat. Lahan yang akan digunakan untuk program ini berasal dari berbagai sumber, termasuk aset negara hasil penyitaan tindak pidana korupsi, aset BLBI, lahan rampasan eks HGU dan HGB, serta donasi tanah dari korporasi melalui program CSR.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program strategis tersebut.
"Polri berkomitmen untuk memberikan dukungan dan pendampingan agar program pembangunan 3 juta rumah dapat berjalan dengan lancar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menteri Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pihaknya dengan Polri. Ia menilai dukungan ini akan memperkuat pelaksanaan program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi rakyat.
"Ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan memperkuat keadilan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Menteri Maruarar Sirait.
Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengatasi kesenjangan akses perumahan di Indonesia sekaligus mendukung pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di berbagai wilayah.
159 Calon Polwan Kompetensi Pangan-Kesehatan Mulai Pendidikan di Sepolwan
Sebanyak 456 calon polisi Wanita (polwan), termasuk 159 yang direkrut dari jalur bintara kompetensi khusus (bakomsus) pangan hingga Kesehatan akan memulai Pendidikan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan), Ciputat, Jakarta Selatan (Jaksel). Untuk diketahui Polri melakukan upaya percepatan Swasembada Pangan, dengan merekrut 600 polisi kepangkatan bintara dengan syarat latar belakang Pendidikan SMK hingga S1 Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat.
"Hari ini Bagdiaopers SSDM Polri melakukan serah terima siswa bintara dengan Sepolwan. Ada 456 calon polisi wanita yang sebelumnya dinyatakan lulus memenuhi syarat dalam proses rekrutmen. Dari angka tersebut, 159 itu kita rekrut yang memiliki kompetensi tau background pendidikannya terkait dengan misi Swasembada Pangan dan program Makan Bergizi Gratis," jelas Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/1/2025).
Komjen Dedi memaparkan dari 159 calon polwan yang dimaksud, 49 di antaranya memiliki kompetensi di ilmu pertanian, kemudian 8 lainnya memiliki kompetensi ilmu perikanan. Lanjut, sebanyak 5 calon polwan memiliki kompetensi ilmu peternakan.
"Dan 49 orang ilmu gizi, 48 Kesehatan masyarakat," jelas dia.
Dia lalu menuturkan upacara pembukaan pendidikan di Sepolwan hari ini dipimpin langsung oleh Kalemdiklat Komjen Chryshnanda Dwilaksana, didampingi Kasepolwan Kombes Ratna Setiawati. Upacara digelar di Lapangan Esthi Bhakti Warapsari Sepolwan, tadi pagi.
Sebelumnya diberitakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Jenderal Sigit mengatakan cara kerja gugus tugas ini yaitu bekerja sama dengan masyarakat dan kelompok tani.
Awalnya, Jenderal Sigit mengatakan Polri mendukung ketahanan pangan dan kegiatan makan bergizi dengan membuat program yang akan diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia mulai dari jajaran Polsek, Polres, sampai dengan Polda. Jenderal Sigit juga mengatakan Komjen Dedi Prasetyo merekrut personel bakomsus yang memiliki latar belakang pendidikan peternakan hingga pertanian untuk mensukseskan program ini.
"Pak Irwasum selaku leading sector menyampaikan terkait dengan program mendukung ketahanan pangan dan juga men-support kegiatan makan bergizi yang akan diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia, dari mulai jajaran Polsek, Polres, sampai dengan Polda," ucap Jenderal Sigit.
"Di mana tadi beliau sampaikan bahwa beliau juga akan merekrut personel Bakomsus yang diambil dari personel yang memiliki pendidikan di bidang peternakan, pertanian, di bidang perikanan, termasuk juga kita akan ambil sumber sarjana dari ahli gizi," kata Jenderal Sigit dalam dialog interaktif di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur," pungkasnya.
Terima Kunjungan Kepala BPOM, Kapolri Pastikan Sinergi Penindakan Mafia Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Dalam kunjungan tersebut, Polri dan BPOM sepakat memperkuat sinergitas dalam perlindungan masyarakat di bidang obat, makanan, minuman, dan kosmetik.“Hari ini kami menyambut baik dan tentunya mendukung penuh apa yang menjadi program dan kebijakan Balai POM,” ungkap Jenderal Sigit usai pertemuan, Jumat (10/1/25).Menurut Kapolri, peningkatkan kerja sama akan dilakukan demi menjaga agar kualitas makanan, obat-obatan, serta minuman betul-betul bisa terus dilakukan. Polri juga mendorong industri obat di dalam negeri terbangun dan harganya terjangkau bagi masyarakat.Di sisi lain, ujar Kapolri, dengan BPOM disepakati untuk melakukan penindakan mafia obat-obatan maupun skincare. Dengan begitu, kualitas obat dan skincare dapat tetap terjaga.“Sekaligus dapat menurunkan harga obat agar terjangkau karena memang salah satu yang mahal adalah bahan baku,” jelas Jenderal Sigit.Di sisi lain, Kepala BPOM mengakui bahwa perlindungan terhadap makanan, minuman, obat obatan, suplemen, dan kosmetik harus dilakukan karena memiliki kontribusi besar bagi pendapatan negara. Dalam pemberantasan mafia sendiri, BPOM memiliki PPNS yang hanya berjumlah 600an di seluruh Indonesia.“Kemudian pada tahap penindakan kita membutuhkan peran dan kolaborasi dengan kerja sama dengan Polri,” jelas Kepala BPOM.Ia menegaskan, BPOM berkomitmen untuk menuntaskan berbagai macam mafia yang terjadi di Indonesia. Dengan begitu, masyarakat akan terlindungi dalam mengonsumsi obat, makanan, minuman, maupun skincare.
Kamis, 09 Januari 2025
Polisi Berhasil Ungkap Peredaran Okerbaya, Tersangka dan Ribuan Pil Dobel L Diamankan di Nganjuk*
NGANJUK - Polres Nganjuk Polda Jatim berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) jenis pil dobel L di wilayah Patianrowo.
Dua tersangka pengedar dan 9.971 Pil Dobel L berhasil diamankan dalam dua operasi pada Selasa (07/01/2025) yang lalu.
Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H dalam keterangannya, Kamis (9/1/2025), menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat.
"Pada awalnya, kami menangkap seorang laki-laki berinisial DR (26), warga Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, yang kedapatan menyimpan dan mengedarkan pil dobel L," ujar AKBP Siswantoro.
Dari penangkapan itu lanjut AKBP Siswantoro, petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka kedua berinisial AH (43), warga Dusun Termas, Desa Babadan.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk, Iptu Sugiarto, S.H., menambahkan bahwa DR ditangkap di salah satu rumah di Dusun Ngepung, Kecamatan Patianrowo.
Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 571 butir pil dobel L, uang tunai Rp20.000, dan satu ponsel Oppo A16.
"Pengembangan kasus ini mengarah kepada AH (43), warga Dusun Termas, Desa Babadan. Dari rumahnya, kami mengamankan 9.400 butir pil dobel L," ujarnya.
Pelaku DR mengaku mendapatkan pil dari AH, sedangkan AH mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang pria berinisial AI yang saat ini berstatus DPO.
Keduanya kini ditahan di Polres Nganjuk Polda Jatim untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Para pelaku dijerat Pasal 435 Jo Pasal 436 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
"Ancaman hukuman maksimal adalah 15 tahun penjara dan/atau denda Rp1,5 miliar," pungkas Iptu Sugiarto. (*)
Wujudkan Asta Cita, Polda Jatim Gandeng Untag Surabaya Gelar Edukasi Bahaya Judol*
SURABAYA - Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur, menggelar lomba video pendek bertema: "Bahaya Judi Online".
Lomba yang digelar dengan menggandeng Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ini menyikapi fenomena maraknya judi online (Judol) di tengah masyarakat.
Untag Surabaya berperan sebagai tuan rumah, dengan seluruh rangkaian acara mulai dari seleksi video pada 6-10 Januari 2025, hingga pengumuman pemenang pada 13 Januari 2025.
Menariknya, lomba ini diselenggarakan tanpa dipungut biaya alias gratis, sehingga sukses menarik antusiasme ratusan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Penjurian dilakukan oleh para ahli di bidangnya, seperti Totok Sumarno (wartawan senior yang pernah bekerja di Suara Surabaya), Selvy Wang (JTV), dan Yogi Raka Siwi, S.I.Kom (Direktorat Sistem Informasi YPTA Surabaya).
Direktur Reserse Siber Polda Jawa Timur Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono H. K., S.I.K., M.Si mengatakan Lomba ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkreasi dalam menyampaikan pesan edukatif dan mendorong kesadaran akan dampak buruk judi online yang kian mengkhawatirkan.
"Lomba ini adalah salah satu upaya Polda Jawa Timur untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya judi online yang kini menjadi masalah serius," ujar Kombes Bagoes, Kamis (9/1/25).
Direktur Reserse Siber Polda Jawa Timur ini menegaskan bahwa judi online ini sudah sangat marak di masyarakat, tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak sekolah.
"Lewat lomba ini, kami ingin menggugah para sineas muda untuk berkarya, sekaligus mengajak masyarakat menjauhi judi online,” ujar Kombes Bagoes.
Selain terkait judi online, Kombes Pol Bagoes yang pernah menjabat pengawas penyidikan madya tingkat III Bareskrim Polri itu juga menyinggung berbagai isu terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), seperti pencemaran nama baik, penyebaran hoaks, hingga konten asusila.
Ia mengungkapkan, ide kolaborasi dengan Untag Surabaya dipilih sebagai mitra, karena mahasiswa-mahasiswanya dikenal kreatif dan inovatif.
"Semoga ide-ide rekan - rekan Mahasiswa dapat menjadi solusi nyata untuk mengatasi masalah ini melalui pendekatan digital,"ungkapnya.
Menurut Kombes Bagoes, para Mahasiswa memiliki potensi besar.
Kedepannya, diharapkan dapat membantu dalam penanganan judi online, baik dengan meredam maupun mengurangi jumlah orang yang terlibat di dalamnya.
Sebagai informasi, Puncak acara lomba dijadwalkan akan berlangsung pada 18 Januari 2025 di Ruang R. Soeparman Hadipranoto, Lt.9 Gedung Grha Wiyata Untag Surabaya.
Sebelum acara puncak, tim Ditressiber, yang dipimpin oleh Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono H. K., S.I.K., M.Si bersama Kasubdit III Bantek Ditressiber, Kompol Fadillah L. K. Panara, S.IP., S.I.K., M.M., dan didampingi oleh Direktur Direktorat Sistem Informasi (DSI), Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA, melakukan survei venue.
“Untag Surabaya punya ruangan yang sangat bagus, dengan sound system yang luar biasa. Kami hampir tidak memerlukan tambahan apapun, mungkin hanya sedikit penyesuaian pada pencahayaan,” tegasnya.
Melalui lomba ini, diharapkan generasi muda, khususnya Gen Zi dan Gen Alpha, dapat memanfaatkan teknologi digital secara bijak.
“Saya ingin mahasiswa kedepan lebih terbuka terhadap dunia digital, tetapi tetap memegang teguh nilai-nilai tradisional seperti etika, tata krama, dan sopan santun,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan pentingnya kesadaran akan hal-hal yang melanggar hukum, sehingga generasi muda dapat mengantisipasi dan membagikan pengetahuan ini kepada lingkungan
keluarga serta masyarakat sekitar.
“Ilmu yang mereka dapat itu akan lebih berguna jika bisa disebarkan ke masyarakat luas,” pungkas Kombes Bagoes. (*)
Polresta Malang Kota Tingkatkan Patroli Perintis Presisi untuk Antisipasi Bencana Alam*
KOTA MALANG – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kota Malang, Sat Samapta Polresta Malang Kota Polda Jatim meningkatkan Patroli Perintis Presisi.
Patroli perintis ini berfokus pada pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana, seperti banjir dan tanah longsor, terutama pada musim hujan yang sedang berlangsung di Kota Malang.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi melalui Kasat Samapta Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, SH, MH, menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Malang Kota.
"Tanggung jawab Sat Samapta tidak hanya terbatas pada pengamanan, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan mitigasi potensi bencana, guna meminimalisir dampak dan korban," tegasnya, Kamis (9/1/25).
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kompol Wiwin Rusli memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan Patroli Perintis Presisi di Daerah Aliran Sungai sekitar Jl. Pelabuhan Bakauheni Gg. Dokter Cipto, Kecamatan Sukun
“Kegiatan patroli ini meliputi dialogis dengan warga setempat untuk mengidentifikasi potensi bencana dan memberikan edukasi terkait langkah-langkah antisipasi kebencanaan,” jelas Kompol Wiwin.
Selama patroli, anggota Sat Samapta Polresta Malang Kota Polda Jatim juga memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat, antara lain kewaspadaan masyarakat pada perubahan cuaca yang bisa memicu banjir atau longsor.
Anggota Satsamapta yang berada di lokasi juga menghimbau agar warga juga memperhatikan kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.
Untuk antisipasi adanya korban hanyut ataupun tenggelam, anggota patroli juga berpesan agar para orang tua mencegah aktivitas anak-anaknya di sekitar sungai, baik saat curah hujan tinggi, maupun saat tidak hujan.
"Ini kita lakukan mengingat Sungai di Kota Malang dilewati limpahan air dari Kota Batu, ”jelas Kompol Wiwin.
Selain itu, Kompol Wiwin juga berpesan jika mengetahui adanya potensi bencana, agar warga segera melaporkan kepada pihak petugas kebencanaan ataupun Polisi terdekat.
Dalam menangani bencana, Sat Samapta Polresta Malang Kota Polda Jatim juga berkolaborasi dengan anggota Polsek jajaran, masyarakat setempat, serta berbagai instansi terkait, seperti BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan organisasi kebencanaan.
"Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana dan memastikan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi bencana," jelas Kompol Wiwin.
Menindaklanjuti amanah dari Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, SH, SIK, MSi, melalui Kasat Samapta, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi antisipasi, pencegahan, dan penanganan kebencanaan
Koordinasi yang telah dilakukan dengan berbagai pihak menunjukkan komitmen Polresta Malang Kota Polda Jatim dalam menjaga keselamatan warganya dari ancaman bencana alam.
Dengan langkah-langkah ini, Polresta Malang Kota Polda Jatim berharap dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, sehingga dampak negatif dapat diminimalisir secara optimal. (*)
Langganan:
Postingan (Atom)
-
TNI-Polri terus bersinergi dan solid dalam rangka menjawab tantangan tugas, mengawal seluruh kebijakan Pemerintah saat ini dan y...
-
Surabaya, - Sebuah peristiwa baru-baru ini menimpa seorang wanita yang menjadi viral di platform media sosial X. Wanita tersebut...
-
JAKARTA - Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Baharkam Polri berhasil mengamankan 134 benih baby lobster (BBL) di Lebak, Banten. D...